Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Disambut Rampak Silat dan Pedang Pora, AKBP Heru Resmi Masuk Mapolres Sragen
Advertisement . Scroll to see content

AKBP Heru Jadi Kapolres Sragen, Pemetaan Kerawanan dan Konflik Agraria Jadi Perhatian

Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:39 WIB
  • author Joko Piroso
AKBP Heru Jadi Kapolres Sragen, Pemetaan Kerawanan dan Konflik Agraria Jadi Perhatian
Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahyo menyampaikan fokus awal kepemimpinannya seusai kegiatan laporan kesatuan (Lapsat) di Mapolres Sragen, Rabu (7/10/2026).Foto:iNews/ Joko P

SRAGEN, iNewsSraen.id — Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahyo memprioritaskan pemetaan kerawanan dan penguatan pelayanan setelah menggantikan AKBP Dewiana Syamsu.

Sebelum memimpin Polres Sragen, AKBP Heru pernah menjabat Kapolres Tegal Kota. Ia juga memiliki pengalaman di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah, antara lain sebagai Kasubdit 2 Perbankan dan Ekonomi serta Kasubdit 3 Tindak Pidana Korupsi.

Usai kegiatan laporan kesatuan (Lapsat), Rabu (7/10/2026), Heru menyampaikan sejumlah fokus awal yang akan dilakukan setelah menerima tongkat komando Polres Sragen.

Menurut dia, langkah pertama yang dilakukan adalah memetakan berbagai potensi kerawanan serta persoalan yang perlu mendapat perhatian di wilayah hukum Polres Sragen.

"Tentu kebijakan yang kami laksanakan menyesuaikan program pimpinan tertinggi Polri dan Kapolda. Prinsipnya adalah Polisi bersama masyarakat, dihadirkan lewat percepatan pelayanan, ketepatan penegakan hukum, serta akuntabilitas kerja," ujar Heru.

Ia mengatakan pemetaan dilakukan dengan menggali berbagai persoalan yang telah disampaikan pejabat sebelumnya. Langkah tersebut menjadi dasar untuk menentukan prioritas penanganan di lapangan.

"Kami lakukan pemetaan (mapping) dan belanja masalah dari apa yang sudah dipaparkan oleh pejabat lama," katanya.

Selain pemetaan kerawanan, Heru menyebut penguatan internal menjadi salah satu perhatian awal. Pembenahan tersebut dilakukan sebelum personel diperkuat dalam pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.

Menurut Heru, penguatan internal diperlukan agar pelaksanaan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pelayanan publik, serta penegakan hukum dapat berjalan sesuai kebijakan pimpinan Polri dan Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan telah menyampaikan sejumlah informasi mengenai persoalan yang masih ditangani Polres Sragen kepada pejabat baru.

Salah satu persoalan yang disampaikan adalah konflik agraria yang disebut telah berlangsung sejak sekitar 2000. Penanganan persoalan tersebut, menurut Dewiana, melibatkan Pemerintah Kabupaten Sragen dan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Sragen.

"Ada beberapa kasus yang sedang berproses, salah satunya masalah konflik agraria yang sudah berlangsung puluhan tahun sejak tahun 2000. Saat ini penanganannya berproses bersama Pemkab Sragen dan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Sragen, serta tinggal menunggu kepastian keputusan dari kementerian terkait," ujar Dewiana.

Dewiana mengatakan informasi mengenai kasus yang masih berjalan tersebut telah menjadi bagian dari bahan yang disampaikan dalam proses pergantian kepemimpinan.

Dengan demikian, sejumlah penanganan yang sudah berjalan dapat dilanjutkan oleh jajaran Polres Sragen di bawah kepemimpinan AKBP Heru.

AKBP Dewiana mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Sragen setelah sekitar satu tahun dua bulan tujuh hari memimpin.

Dalam keterangannya, Dewiana menyebut sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya. Di antaranya penghargaan yang diklaim diraih jajaran Satlantas Polres Sragen dalam Operasi Ketupat dan Operasi Lilin di tingkat Polda Jawa Tengah.

Ia juga menyebut adanya penghargaan terkait penanganan Inafis dari Bareskrim, prestasi fungsi keuangan selama empat kali berturut-turut, serta penghargaan berupa lencana atas pengawalan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Berbagai capaian tersebut disampaikan Dewiana sebagai bagian dari evaluasi selama menjalankan tugas di Polres Sragen.

Dewiana juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Sragen dan jajaran pemangku kepentingan daerah yang selama ini mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

"Saya terkesan dengan kultur masyarakat Sragen yang sangat kooperatif dan menjunjung tinggi adat ketimuran, didukung sinergi Forkopimda dan tokoh agama yang solid," katanya.

Dewiana berharap kepemimpinan Heru dapat melanjutkan pelayanan kepolisian dan menjaga sinergi yang telah berjalan di Kabupaten Sragen.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Heru, Polres Sragen akan semakin baik dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut