KAI dan Pemda Sragen Bangun Pelintasan Wonotolo, Siapkan Palang Pintu dan Petugas
SRAGEN, iNewsSragen.id – PT KAI Daop 6 Yogyakarta dan Pemkab Sragen berkolaborasi meningkatkan keselamatan pelintasan sebidang kereta api di Desa Wonotolo, Sragen.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pembangunan pelintasan tersebut berada di petak jalan antara Stasiun Kebonromo dan Stasiun Gondang, Sragen.
Menurut Feni, jalan yang saat ini dibangun oleh pemerintah daerah nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas keselamatan, meliputi palang pintu, pos jaga, serta petugas penjaga pelintasan sebidang atau PJL dari KAI.
“Peningkatan keselamatan di pelintasan sebidang ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” ujarnya.
Feni menjelaskan, peninjauan telah dilakukan bersama sejak tahap pra-pekerjaan, persiapan, hingga perkembangan pembangunan. Kegiatan tersebut melibatkan KAI Daop 6 Yogyakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Semarang, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen, termasuk pihak kecamatan dan desa terkait.
Dalam proses tersebut, KAI turut menyiapkan fasilitas pendukung untuk menunjang operasional pelintasan. Pos jaga disebut telah dibangun oleh KAI melalui anak usahanya, KAI Properti.
Selain pembangunan pos jaga, KAI juga menyiapkan petugas yang akan ditempatkan untuk menjaga pelintasan tersebut. Perekrutan petugas akan dilakukan melalui KAI Properti.
Sementara itu, pembangunan jalan perlintasan dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Fasilitas palang pintu dan penempatan petugas menjadi bagian dari rencana peningkatan keselamatan di lokasi tersebut.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.
Feni menegaskan, upaya peningkatan keselamatan di pelintasan sebidang membutuhkan sinergi berbagai pihak. Koordinasi tersebut diperlukan agar penyediaan fasilitas dan pengaturan operasional perlintasan dapat berjalan sesuai ketentuan keselamatan yang berlaku.
Melalui kolaborasi tersebut, KAI berharap pengelolaan pelintasan sebidang di Desa Wonotolo dapat semakin mendukung keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api.
Editor: Joko Piroso