Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TMMD Sengkuyung Sukoharjo Sasar Jalan Usaha Tani 519 Meter di Desa Bendosari
Advertisement . Scroll to see content

54 Perkara Inkracht, Kejari Sukoharjo Musnahkan Sabu hingga Timbangan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:36 WIB
  • author Nanang SN
54 Perkara Inkracht, Kejari Sukoharjo Musnahkan Sabu hingga Timbangan Digital
Pemusnahaan barang bukti berkekuatan hukum tetap oleh Kejari Sukoharjo.Foto: iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Kejari Sukoharjo memusnahkan 554,86 gram sabu-sabu, 697 pil koplo, dan 177,56 gram tembakau sintetis serta barang bukti lain dari 54 perkara pidana.

Pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tersebut digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini mencakup perkara yang ditangani selama periode Maret hingga September 2026.

Kepala Kejari Sukoharjo, Retno Setyowati, mengatakan pemusnahan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti sekaligus memastikan pelaksanaan putusan pengadilan berjalan secara transparan dan akuntabel.

"Langkah ini juga bertujuan untuk mengantisipasi penyimpangan atau penyalahgunaan barang bukti agar tidak beredar kembali di tengah masyarakat," ujarnya.

Sebanyak 54 perkara dituntaskan melalui pemusnahan tersebut. Rinciannya terdiri atas 34 perkara narkotika, dua perkara pelanggaran Undang-Undang Kesehatan, sembilan perkara pencurian, dan sembilan perkara tindak pidana lainnya.

Selain sabu-sabu, pil koplo, dan tembakau, barang bukti yang dimusnahkan meliputi empat unit telepon genggam, sembilan timbangan digital, serta empat helm.

Pemusnahan dilakukan dengan metode berbeda sesuai jenis barang bukti. Sabu-sabu dan obat-obatan terlarang dilarutkan dalam cairan penetral, kemudian diblender hingga tidak dapat digunakan kembali.

Sementara itu, telepon genggam, timbangan digital, dan helm dihancurkan menggunakan palu hingga rusak total, kemudian dibakar didalam drum besar.

Retno menegaskan, pemusnahan merupakan bagian dari tahapan akhir penegakan hukum sekaligus bentuk tanggung jawab kejaksaan dalam melaksanakan putusan pengadilan.

"Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus wujud tanggung jawab kejaksaan dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel," imbuhnya.

Kegiatan pemusnahan turut dihadiri Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, jajaran Polres Sukoharjo, Kodim 0726, Pengadilan Negeri Sukoharjo, perwakilan BNN, serta sejumlah instansi terkait.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut