Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pernah Terganjal Calon Tunggal, Harjanto Kritik Pemerintahan Era Etik: Saya Alami Diskriminasi
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi Minta Tunggu Kepastian

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:42 WIB
  • author Joko Piroso
Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi Minta Tunggu Kepastian
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo disebut dalam kabar dugaan OTT KPK di Klaten, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026).Foto: iNews/ Syaiful H

KLATEN, iNewsSragen.id – Kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mencuat pada Kamis (15/10/2026). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo disebut-sebut turut diamankan dalam operasi tersebut. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi KPK yang mengonfirmasi informasi tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan, operasi berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB dan diawali dengan kegiatan di rumah dinas bupati. Sejumlah pihak lain, termasuk ajudan pribadi berinisial BR dan beberapa pejabat yang disebut berasal dari Dinas Kesehatan, DPKAD, serta Inspektorat Kabupaten Klaten, juga dikabarkan turut diamankan.

Para pihak tersebut disebut dibawa ke Polresta Klaten bersama barang yang diduga menjadi barang bukti untuk pemeriksaan awal. Namun, detail operasi, identitas seluruh pihak yang diamankan, serta dugaan perkara yang ditangani belum terkonfirmasi secara resmi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan keprihatinan atas kabar yang menyebut Bupati Klaten terjaring OTT KPK. Ia meminta semua pihak menunggu kepastian dari lembaga antirasuah tersebut.

“Kalau itu benar, saya merasa prihatin,” kata Luthfi seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kota Salatiga, Kamis (15/10/2026), seperti dikutip dari iNews Semarang.

Luthfi mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama ini mengingatkan para kepala daerah agar menjalankan pemerintahan yang bersih dan menerapkan tata kelola yang baik.

“Di wilayah kita juga sering kita ingatkan para bupati dan wali kota untuk menciptakan clean and good government,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai langkah lanjutan apabila kabar tersebut terbukti benar, Luthfi menegaskan masih menunggu informasi resmi dari KPK.

Sehari Sebelum Kabar OTT, Bupati Hadiri Sambung Rasa

Sehari sebelum kabar dugaan OTT mencuat, Hamenang diketahui menghadiri kegiatan Sambung Rasa Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Rabu (14/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hamenang menyampaikan bahwa Sambung Rasa menjadi sarana pemerintah daerah untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus menghadirkan pelayanan publik.

“Kami hadir dalam kegiatan ini untuk menyambung rasa, menyerap aspirasi, dan menghadirkan berbagai pelayanan publik bagi masyarakat. Harapannya, layanan yang sudah kami hadirkan di Desa Nangsri ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman Prokopim Kabupaten Klaten.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi mengenai konstruksi perkara maupun status hukum pihak-pihak yang disebut dalam kabar OTT tersebut.

Kepastian mengenai operasi, pihak yang diamankan, dan perkara yang ditangani masih menunggu keterangan resmi KPK. Karena itu, informasi yang beredar perlu diperlakukan secara hati-hati dan tidak menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya tindak pidana oleh pihak tertentu.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut