Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Edukasi Siswa SMP MTA Gemolong soal Tertib Lalu Lintas dan Bahaya Bullying
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polres Sragen Kerahkan 66 Personel

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:30 WIB
  • author Joko Piroso
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polres Sragen Kerahkan 66 Personel
Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 di Lapangan Mapolres Sragen, Senin (26/10/2026).Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id – Polres Sragen menggelar Operasi Patuh Candi 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Sebanyak 66 personel diterjunkan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Sragen.

Kesiapan operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mapolres Sragen, Senin (26/10/2026). Operasi tersebut menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, operasi tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berkendara.

“Melalui Operasi Patuh Candi 2026, kami berharap kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Pelanggaran-pelanggaran yang kasatmata harus kita tekan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata Heru.

Penindakan Mengoptimalkan ETLE

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026, Polres Sragen akan mengoptimalkan penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik menggunakan perangkat statis maupun bergerak atau mobile.

Meski demikian, petugas tetap dapat melakukan penindakan langsung terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penegakan hukum akan lebih kita optimalkan melalui ETLE, baik ETLE statis maupun mobile. Namun, apabila petugas menemukan pelanggaran kasatmata secara langsung di lapangan, penindakan tetap dapat dilakukan sesuai aturan,” ujarnya.

Menurut Heru, pemanfaatan teknologi diharapkan mendukung penindakan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Edukasi kepada masyarakat juga tetap diperlukan agar kepatuhan berlalu lintas tidak hanya muncul ketika ada petugas.

Operasi ini menjadi salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan disiplin pengendara, terutama dalam mematuhi rambu, marka jalan, serta ketentuan keselamatan berkendara.

Kecelakaan Lalu Lintas Jadi Perhatian

Heru turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Ia menyebut laporan kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Sragen berkisar enam hingga sepuluh kejadian per hari.

Angka tersebut merupakan gambaran yang disampaikan dalam keterangannya dan perlu dicocokkan dengan data resmi untuk memastikan periode pencatatan serta tren kecelakaan secara statistik.

Menurut Heru, kecelakaan dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kelalaian pengendara dan pelanggaran aturan lalu lintas. Karena itu, kedisiplinan serta kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan perlu menjadi kebiasaan setiap pengguna jalan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan saling menghargai sesama pengguna jalan. Jangan hanya tertib karena ada petugas, tetapi jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Melalui Operasi Patuh Candi 2026, Polres Sragen berharap pelanggaran lalu lintas dapat ditekan dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat. Pengendara juga diimbau menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut