Jalan Kabupaten Rusak Parah, Warga Mbakpo Sragen Patungan Bangun Talut
Warga lainnya, Opik Naroto (40), mengatakan pembangunan talut mengandalkan tenaga dan dana masyarakat. Batu dikumpulkan melalui kerja bakti, sedangkan pasir dan semen dibeli dari iuran warga.
“Untuk dana beli pasir, semen, kita patungan atau iuran. Ini sudah habis kira-kira 110 sak semen,” ujar Opik.
Ia menyebut belum ada bantuan berarti dari pemerintah daerah. Menurutnya, warga hanya menerima bantuan semen dari seorang politisi lokal. Informasi mengenai bantuan tersebut belum dirinci lebih lanjut.
Warga juga berharap pemerintah memberi perhatian pada kondisi jalan yang mereka nilai mendesak. Mereka mempertanyakan alokasi anggaran perbaikan infrastruktur pedesaan, sementara warga tetap memenuhi kewajiban membayar pajak.
“Harapannya, ke depan masalah pajak bisa dioptimalisasikan untuk ruas jalan yang benar-benar sudah parah seperti ini,” kata Opik.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sragen dan instansi terkait meninjau kondisi jalan tersebut serta menentukan langkah penanganan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pemerintah daerah mengenai rencana perbaikan ruas jalan di Dukuh Mbakpo.
Editor: Joko Piroso