"Membendung dan mencegah dari berbagai rongrongan ataupun isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan sebagai sesama warga bangsa yang bersumber dari informasi dan teknologi di era digital saat ini," kata Fadhel.
Melalui TOT ini, masyarakat desa bisa meningkatkan kapasitas individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
"TOT diikuti 85 peserta dari tokoh masyarakat desa seperti pegiat PKK, Karangtaruna, Pegiat seni budaya, perangkat desa dan tokoh desa lainnya," terangnya
Dalam acara ini hadir sebagai keynote speaker, Wakil Ketua PCNU Sukoharjo Ahmad Hafidh, dan Ketua Lakpesdam NU Sukoharjo Muhamad Zainuddin.
Adapun narasumber TOT adalah Kabid Aplikasi Informatika Diskominfo Sukoharjo Sunarno, Jurnalis Jateng Pos Ade Ujianingsih, dan Pegiat Literasi Digital yang juga Direktur Sabdha Langit, sekaligus Founder Yayasan Bakti Indonesia Andreas Nugroho.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait