SRAGEN, iNewsSragen.id - Wajah pendidikan berbasis sains dan teknologi di Indonesia memasuki babak baru. SMA Unggulan Rushd bekerja sama dengan platform asesmen digital Algobash sukses menggelar Junior Science and Technology Olympiad (JSTO) 2025, sebuah kompetisi nasional yang menjadi magnet bagi ribuan talenta muda dari seluruh penjuru Tanah Air.
Sejak resmi dibuka pada 13 Desember 2025, JSTO 2025 mencatat antusiasme luar biasa. Kompetisi ini tak sekadar menjadi ajang adu prestasi akademik, melainkan ruang eksplorasi bagi siswa SMP untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan terapan sejak dini.
JSTO 2025 tampil berbeda dengan menghadirkan bidang Informatika (Computational Thinking), menjadikannya kompetisi nasional pertama untuk jenjang SMP yang fokus pada penguatan literasi digital dan logika pemrograman. Selain Informatika, bidang Matematika dan Sains tetap menjadi pilar utama dalam seleksi peserta.
Data panitia mencatat sebanyak 3.767 pendaftar dari 1.904 sekolah di berbagai provinsi telah bergabung. Mayoritas peserta berasal dari kelas VIII dengan persentase 35,8 persen, sementara partisipasi siswa perempuan mencapai 55,3 persen, menunjukkan inklusivitas dan pemerataan minat terhadap sains dan teknologi.
Meski Pulau Jawa masih mendominasi jumlah pendaftar, provinsi di luar Jawa seperti Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara berhasil menembus jajaran 10 besar peserta terbanyak. Hal ini menegaskan bahwa semangat literasi sains dan teknologi telah tumbuh merata secara nasional.
Menariknya, keterlibatan keluarga juga sangat tinggi. Sebanyak 70,8 persen pendaftaran dilakukan langsung oleh orang tua, mencerminkan meningkatnya kesadaran keluarga terhadap pentingnya pendidikan berkualitas dan berorientasi masa depan.
Chief Technology Officer Algobash, Elfino Sitompul, mengungkapkan kebanggaannya terhadap kualitas peserta JSTO 2025. Dari ribuan pendaftar, 145 peserta terkurasi secara ketat untuk melaju ke tahap lanjutan.
“Kami ingin membangun ekosistem sains dan teknologi yang kokoh. JSTO menjadi pintu awal untuk menjaring anak-anak terbaik Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi SMA Unggulan Rushd sebagai lokasi penyelenggaraan, yang dinilai memiliki tata ruang dan arsitektur futuristik, sejalan dengan semangat inovasi dan teknologi.
Sementara itu, Principal SMA Unggulan Rushd, Eko Sugiyanto, menegaskan bahwa standar soal JSTO setara dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN), namun dikemas dengan pengalaman yang lebih ramah peserta.
“Kami menyiapkan akomodasi bagi peserta dan orang tua pendamping. Tujuannya agar mereka merasakan langsung atmosfer belajar di SMA Unggulan Rushd,” jelasnya.
Selain memperebutkan hadiah uang tunai, para juara JSTO 2025 juga berkesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Unggulan Rushd. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada Minggu (4/1/2026) dan menjadi momen yang paling dinanti.
Bagi masyarakat yang berminat, pihak sekolah mengumumkan bahwa kuota Angkatan ke-5 telah penuh, dan saat ini telah dibuka kuota inden untuk Angkatan ke-6, termasuk berbagai jalur beasiswa prestasi. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen ini terus berkomitmen mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
