Berdasarkan data Jasa Marga, volume lalu lintas harian di kawasan Prambanan saat ini mencapai sekira 15.000 kendaraan per hari dan diperkirakan meningkat hingga 25.000 kendaraan per hari pada puncak arus mudik Lebaran.
“Karena itu, pengaturan lalu lintas akan kami sesuaikan berdasarkan traffic counting, baik dari jalan tol maupun arteri, agar rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara tepat,” jelas Rivan.
Untuk mendukung pengendalian arus secara real time, Jasa Marga juga menyiapkan kamera traffic counting dan radar guna memantau bangkitan arus kendaraan, termasuk dari arah Jakarta dan jalur Trans Jawa.
Dengan kesiapan infrastruktur, pengamanan, dan koordinasi lintas instansi, Tol Fungsional Prambanan–Purwomartani diharapkan menjadi **penopang utama kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, sekaligus menekan potensi kemacetan di jalur arteri utama.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
