SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Seorang pekerja pria di Kabupaten Sukoharjo tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap bangunan pabrik di Dukuh Bulurejo, Desa Krajan, Kecamatan Gatak, Minggu (15/2/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Rohhadi (40) warga Dukuh Pondok, Karangrejo, Grobogan. Meski sempat terpental dari atas bangunan, korban dilaporkan masih hidup dan kini menjalani perawatan intensif.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.30 WIB di pabrik CV ZAN. Korban saat itu tengah memperbaiki genteng baja ringan yang rusak akibat diterjang angin dan hujan sehari sebelumnya.
Kapolsek Gatak Polres Sukoharjo, AKP Hadi Sumaryono, menjelaskan korban naik ke atap menggunakan tangga untuk mengecek kerusakan. Sementara rekannya berada di dalam bangunan guna memeriksa genangan air akibat kebocoran.
“Korban naik ke atas bangunan untuk mengecek bagian atap. Rekannya berada di bawah memeriksa genangan air,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi.
Insiden terjadi ketika korban berada di atas atap. Tiba-tiba listrik padam mendadak disertai suara mirip letusan dari atas bangunan. Rekan korban yang mendengar suara tersebut segera naik dan mendapati Rohhadi sudah terpental dan terguling ke atap bangunan sebelah.
Diduga kuat korban tersengat arus listrik saat berada di atas atap. Rekannya berusaha menolong dengan memindahkan korban ke bagian atap yang lebih rendah sebelum berteriak meminta bantuan.
Teriakan tersebut didengar dua petugas keamanan (satpam) perusahaan. Mengetahui korban masih dalam kondisi hidup meski mengalami luka serius, satpam segera menghubungi Polsek Gatak dan relawan Saber untuk proses evakuasi.
Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi. Selain itu juga menghubungi Puskesmas, PLN, dan Damkar Sukoharjo untuk penanganan lanjutan.
“Korban kondisinya masih hidup, namun mengalami luka bakar di sebagian tubuh dan luka terbuka,” terang Kapolsek.
Proses evakuasi dari atas atap berlangsung dramatis dan baru berhasil sekira pukul 11.30 WIB. Korban kemudian dilarikan ke RS Indriyati Solo Baru menggunakan ambulans relawan Saber. Saat ini korban menjalani perawatan intensif di IGD.
Atas kejadian itu, pihak pemilik CV ZAN menyatakan bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan korban. Sementara itu, petugas PLN telah melakukan pengecekan seluruh instalasi listrik di lokasi kejadian dan memastikan kondisi arus listrik telah aman.
Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan kerja, terutama saat melakukan perbaikan di area berisiko tinggi seperti atap bangunan yang berdekatan dengan instalasi listrik.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
