BLORA, iNewsSragen.id - Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora menggelar inspeksi mendadak (sidak) makanan di sejumlah pasar tradisional menjelang Hari Raya Idul Fitri, Selasa 10 Maret 2026.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa makanan yang positif mengandung zat berbahaya.
Sidak dilakukan di Pasar Sidomakmur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sejumlah sampel makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat khusus dengan bantuan sinar ultraviolet (UV) untuk mendeteksi kandungan zat kimia berbahaya pada makanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (PSDK) Dinkesda Blora, Diah Pusparini, mengatakan dari 11 jenis makanan yang diuji, tiga di antaranya dinyatakan positif mengandung formalin.
"Tiga jenis makanan yang positif mengandung formalin yakni cumi kering, kerupuk warna-warni, dan bleng," kata Diah.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli makanan di pasar, terutama menjelang Lebaran ketika permintaan bahan pangan meningkat.
Diah juga meminta masyarakat untuk tidak mengonsumsi makanan yang terindikasi mengandung zat berbahaya karena dapat membahayakan kesehatan.
Sidak makanan ini akan terus dilakukan di sejumlah pasar tradisional di Blora untuk memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
