Isu Larangan Salat Id Gegerkan Sukoharjo, KOKAM Turun Tangan Klarifikasi Kades

Nanang SN
Kades Kedungwinong Miyadi membacakan pernyataan sikap sekaligus permohonan maaf atas isu pelarangan salat Idulfitri.Foto: Istimewa

Di hadapan forum, Kades Kedungwinong akhirnya membantah adanya larangan. Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama unsur desa, termasuk takmir masjid dan LP2A.

Namun, setelah mediasi dengan pihak Masjid Jami’ul Khoir dan Muhammadiyah, Miyadi menyampaikan permohonan maaf dan membuat surat pernyataan. Ia memastikan tidak ada pelarangan serta siap mengawal keamanan jika salat Id digelar lebih dari satu kali.

Kasus ini menjadi sorotan sebagai potensi gesekan di tengah perbedaan, sekaligus pengingat pentingnya komunikasi dan musyawarah untuk menjaga kerukunan masyarakat.



Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network