Insiden Kabel Internet di Dekat Rumdin Bupati Sragen, Diduga akibat Tertarik Kendaraan Besar

Joko Piroso
Petugas teknisi memperbaiki kabel internet yang menjuntai di lokasi kejadian di wilayah Sambungmacan, Sragen, Selasa (21/4/2026). (Foto: iNews/Joko P).

SRAGEN, iNewsSragen.id - Penyebab insiden kabel internet menjuntai yang mencelakai pasangan suami istri di wilayah Sambungmacan, Sragen, mulai menemukan titik terang. Dugaan sementara, kabel milik salah satu penyedia layanan internet tersangkut kendaraan besar sebelum akhirnya melintang rendah di jalan dan menjerat korban.

Peristiwa tersebut sebelumnya menimpa Lasmono (62) dan istrinya, Painem (60), warga Dukuh Paingan, Desa Plumbon, Kecamatan Sambungmacan, pada Selasa (21/4/2026) dini hari. Keduanya mengalami kecelakaan saat melintas di jalan dekat rumah dinas Bupati Sragen.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Infrastruktur Pasif DPRD Sragen, Faturrohman meninjau langsung lokasi kejadian pada siang harinya. Dari hasil pengamatan awal di lapangan, muncul dugaan bahwa kabel sempat tersangkut truk yang melintas sebelum akhirnya menjuntai ke badan jalan.

“Dugaan awal, kabel ini lebih dulu tersangkut kendaraan besar, kemungkinan truk. Setelah itu menjuntai ke jalan dan mengenai korban,” ujar Faturrohman saat ditemui di lokasi.

Ia menilai insiden tersebut sebagai kejadian yang seharusnya dapat diantisipasi melalui pengawasan infrastruktur yang lebih ketat. Terlebih, lokasi kejadian berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan kompleks rumah dinas kepala daerah.

Faturrohman juga menekankan pentingnya tanggung jawab dari pihak penyedia layanan, terlepas dari penyebab awal kejadian. Menurutnya, korban merupakan warga yang sedang beraktivitas mencari nafkah sehingga perlu mendapat perhatian.

“Mereka ini pedagang yang berangkat dini hari. Perlu ada tanggung jawab sosial yang nyata dari pihak terkait,” tegasnya.

Pascakejadian, Lasmono dilaporkan sempat mendapatkan perawatan medis akibat luka sobek di bagian kaki. Sementara istrinya cedera dan kini menjalani pemulihan. Meski demikian, korban disebut tetap berupaya melanjutkan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Di lokasi yang sama, terlihat sejumlah teknisi dari pihak penyedia layanan internet tengah melakukan perbaikan jaringan. Salah satu teknisi, Yua Ferdian Nirwana, menjelaskan bahwa secara teknis kabel yang terpasang telah memenuhi standar operasional.

Menurutnya, kabel dilengkapi dengan pengaman berupa sling sehingga kecil kemungkinan putus secara alami. Indikasi sementara, kerusakan terjadi akibat tarikan paksa dari kendaraan besar yang melintas.

“Kabel sudah sesuai standar dan ada pengaman. Kemungkinan besar tertarik kendaraan besar hingga akhirnya menjuntai,” jelasnya.

Akibat putusnya kabel tersebut, layanan internet di sejumlah titik di sekitar lokasi sempat mengalami gangguan sejak Selasa pagi.

Terkait kemungkinan adanya tuntutan ganti rugi dari korban, pihak teknisi menyatakan bahwa hal tersebut akan diteruskan kepada manajemen untuk ditindaklanjuti.

“Saya akan sampaikan ke kantor untuk proses lebih lanjut. Saat ini kami fokus memulihkan jaringan,” tambahnya.

Insiden ini kembali menjadi perhatian serius terkait pentingnya penataan dan pengawasan infrastruktur telekomunikasi di ruang publik. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat regulasi guna mencegah kejadian serupa terulang.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network