SRAGEN, iNewsSragen.id — Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Sragen resmi memulai masa khidmat 2026–2030. Pelantikan pengurus baru ini menjadi momentum strategis bagi kalangan intelektual Nahdliyin untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
Ketua PC ISNU Sragen, Eko Mulyono, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan bertransformasi menjadi wadah kolaboratif bagi akademisi, profesional, birokrat, hingga pelaku usaha lintas disiplin.
Menurutnya, kehadiran ISNU tidak boleh berhenti pada aspek struktural semata, tetapi harus diiringi dengan kerja nyata dan kontribusi langsung kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin pengurus hanya sekadar tercantum dalam surat keputusan. Jabatan ini adalah amanah yang menuntut pengabdian. ISNU harus berpikir besar dan bekerja nyata, serta menjaga integritas organisasi,” tegas Eko.
Dalam menjalankan perannya, ISNU Sragen memposisikan diri sebagai mitra konstruktif bagi pemerintah daerah. Kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan akademisi dinilai menjadi kunci dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sragen.
Eko menjelaskan, terdapat empat pilar utama kontribusi yang akan dikembangkan ISNU Sragen. Pertama, kajian kebijakan publik melalui pemberian rekomendasi berbasis data dan riset terhadap regulasi daerah. Kedua, pendampingan program pembangunan agar tepat sasaran.
Selanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendorong indeks pembangunan manusia. Terakhir, penyediaan solusi akademik terhadap persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dengan pendekatan ilmiah.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
