SRAGEN, iNewsSragen.id - Kecelakaan kereta api kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sragen. Seorang remaja berinisial CCP (13) tewas tertemper KA 192 Joglosemarkerto relasi Tegal–Solo Balapan di petak jalan Sumberlawang-Salem Km 88+3, Dukuh Sidodadi, Desa Gemolong, Kecamatan Gemolong, Jumat (24/4/2026) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 16.18 WIB. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan perjalanan kereta berhenti sejenak untuk penanganan, sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia, Feni Novida Saragih, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan seluruh awak dan penumpang dalam kondisi aman, sementara operasional kereta kembali berjalan setelah penanganan awal di lokasi.
“Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada penumpang atas keterlambatan perjalanan yang sempat terjadi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Data dari PSC 119 Sukowati menyebut laporan diterima sekitar pukul 16.25 WIB. Tim medis bersama unsur relawan dan aparat segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Ketua PSC 119 Sukowati, Udayanti Proborini, mengatakan korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat yang dialami.
“Setelah asesmen awal, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat dan selanjutnya dievakuasi ke instalasi forensik RSU Assalam Gemolong,” jelasnya.
Proses evakuasi melibatkan unsur gabungan dari kepolisian, TNI, petugas KAI, relawan, serta warga sekitar. Hingga berita ini ditulis, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
