Menurut Bupati, Situs Sangiran menjadi bukti penting bahwa Sragen memiliki posisi strategis dalam sejarah peradaban manusia dunia.
“Sragen adalah halaman pertama sejarah peradaban manusia di Asia. Dari Sangiran, dunia belajar tentang perjalanan manusia purba bertahan hidup,” ujarnya.
Ia juga mengajak pelajar untuk siap menghadapi perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), hingga perubahan zaman dengan tetap menjunjung nilai integritas dan kepedulian sosial.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sragen disebut terus menyiapkan berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, mulai dari beasiswa hingga sekolah rakyat gratis.
Rangkaian kegiatan Sragen Leadership Project ditutup dengan seminar kepemimpinan yang menghadirkan narasumber untuk memperkuat wawasan organisasi dan manajerial para pengurus baru.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
