Pemkab Blora Belajar Tata Kelola BUMD Air Minum ke Boyolali, Target Perkuat PAD

Heri Purnomo
Pemkab Blora melakukan studi tiru pengelolaan Perumda Air Minum ke Boyolali untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan publik.Foto: Istimewa

BLORA, iNewsSragen.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melakukan studi tiru pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD) sektor air minum ke Perumda Air Minum Tirta Ampera Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora agar semakin profesional, inovatif, serta mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rombongan Pemkab Blora dipimpin Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama jajaran terkait. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Boyolali, serta jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Ampera.

Sri Setyorini mengatakan, Boyolali dipilih sebagai lokasi studi tiru karena Perumda Air Minum Tirta Ampera dinilai berhasil mengelola perusahaan daerah secara sehat dan berkelanjutan.

Selain memiliki capaian kinerja yang baik, perusahaan tersebut juga dinilai mampu menghadirkan inovasi pelayanan, termasuk penguatan layanan berbasis digital.

“PDAM Blora harus terus belajar. Sebelumnya kami mempelajari pengolahan air ke Jombang, dan kali ini kami belajar mengenai tata kelola perusahaan di Boyolali,” ujar Sri.

Menurutnya, pembelajaran yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan teknis pengelolaan air minum, tetapi juga mencakup manajemen perusahaan, operasional, pengembangan sumber daya manusia, hingga strategi meningkatkan kontribusi BUMD terhadap daerah.

“Kami ingin belajar bagaimana perusahaan daerah dapat menjadi lebih andal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menyambut baik kunjungan Pemkab Blora. Menurutnya, kerja sama dan pertukaran pengalaman antar daerah penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Agus menegaskan, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kami terus mendorong Perumda Air Minum Tirta Ampera untuk berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat digitalisasi, kualitas SDM, serta tata kelola perusahaan,” ujarnya.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali, Iwan Marwanto, mengatakan kepuasan pelanggan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan daerah air minum.

Menurutnya, pelayanan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan perusahaan, termasuk kemampuan memberikan kontribusi kepada daerah.

“Kalau masyarakat sudah puas terhadap pelayanan, dampak positif lainnya termasuk kontribusi terhadap daerah akan mengikuti,” jelasnya.

Ia menambahkan, orientasi utama perusahaan daerah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, pengelolaan secara profesional tetap diperlukan agar perusahaan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Saat ini, Perumda Air Minum Tirta Ampera Boyolali melayani lebih dari 70 ribu pelanggan dengan sekitar 58 ribu pelanggan aktif. Perusahaan tersebut juga terus mengembangkan layanan untuk pelanggan rumah tangga, sektor industri, dan niaga.

Melalui studi tiru tersebut, Pemkab Blora berharap berbagai praktik pengelolaan terbaik yang diterapkan Boyolali dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora.

Selain memperbaiki layanan kepada masyarakat, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran BUMD sebagai salah satu sumber penggerak pembangunan daerah.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network