Polres Bantul bersama instansi terkait melakukan pemantauan arus lalu lintas untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap berjalan lancar. Pengaturan lalu lintas juga disiapkan apabila terjadi peningkatan kendaraan secara signifikan.
“Piyungan menjadi salah satu jalur utama menuju kawasan wisata. Saat libur, arus kendaraan biasanya meningkat sehingga kelancaran jalur menjadi perhatian,” ujarnya.
Sebelumnya, kawasan Simpang Tiga Piyungan mengalami penyempitan lajur akibat pekerjaan peningkatan jalan menggunakan konstruksi rigid beton. Pengerjaan yang berlangsung sejak Senin (8/6/2026) tersebut membuat sebagian badan jalan harus digunakan untuk kebutuhan proyek.
“Perbaikan jalan masih berjalan sampai akhir Juli. Penyempitan sebelumnya terjadi karena pekerjaan rigid beton di sekitar simpang,” jelas Rita.
Meski jalur telah kembali dibuka penuh, kepolisian mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas. Pengendara diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan karena aktivitas proyek masih berlangsung di sekitar lokasi.
“Kami mengimbau pengguna jalan tetap menjaga keselamatan, mengurangi kecepatan, dan memperhatikan kondisi sekitar karena masih ada aktivitas pekerjaan serta material proyek,” pungkasnya.
Dengan dibukanya kembali seluruh lajur, masyarakat yang melintas di jalur Yogyakarta–Wonosari diharapkan dapat menikmati perjalanan lebih lancar, terutama selama periode libur sekolah.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
