BANTUL, iNewsSragen.id — Pengurus Takmir Masjid Al-Hikmah Dusun Kembaran, Gonjen, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menghadirkan inovasi unik dalam proses penyembelihan hewan kurban. Berbekal pengalaman petugas yang sempat mengalami cedera akibat tendangan sapi pada tahun-tahun sebelumnya, takmir bersama jamaah merancang alat peroboh sapi untuk meningkatkan keamanan saat penyembelihan.
Alat tersebut telah digunakan selama lima tahun terakhir dan dinilai lebih efektif dibanding cara tradisional yang selama ini dilakukan dengan mengikat kaki sapi lalu merobohkannya secara manual.
Ketua Takmir Masjid Al-Hikmah, Supardi, menjelaskan alat peroboh sapi itu dibuat dari rangka besi yang sebagian konstruksinya ditanam ke tanah sebagai penguat. Bentuknya menyerupai kandang besi dengan sistem knock down sehingga memudahkan proses penggunaan.
Saat proses berlangsung, sapi kurban dimasukkan ke dalam kerangka besi. Setelah itu bagian leher, dada, dan perut diikat kuat menggunakan tali agar posisi hewan tetap stabil.
"Setelah sapi terikat dengan aman, bagian pengunci dilepas kemudian alat dibaringkan sejajar tanah. Selanjutnya alat didorong menuju lokasi penyembelihan sehingga prosesnya lebih aman dan terkontrol," ujar Supardi.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
