BLORA, iNewsSragen.id – Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas kembali mencetak lulusan vokasi untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia di sektor energi nasional. Sebanyak 207 wisudawan dan wisudawati dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Program Sarjana Terapan ke-55 Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Grha Oktana PEM Akamigas, Cepu, Kabupaten Blora, Jumat (17/7/2026).
Prosesi wisuda dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah daerah, pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta sejumlah pelaku industri minyak dan gas nasional maupun multinasional.
Sebanyak 207 lulusan tersebut berasal dari lima program studi, yakni Teknik Produksi Minyak dan Gas sebanyak 28 orang, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas 66 orang, Teknik Mesin Kilang 36 orang, Teknik Instrumentasi Kilang 37 orang, serta Logistik Minyak dan Gas sebanyak 40 orang.
Menteri ESDM yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, mengatakan kebutuhan tenaga kerja vokasi yang kompeten menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program strategis nasional di sektor energi.
Menurutnya, implementasi program seperti Mandatori Biodiesel B50, persiapan Program E20 berbasis bioetanol, hingga pengembangan Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Masela memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.
"Kebijakan Kementerian ESDM diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri, meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi, memperkuat bauran energi nasional, memperluas akses energi yang berkeadilan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan," ujar Ahmad Erani.
Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam wisuda tahun ini adalah meningkatnya tingkat serapan lulusan di dunia kerja. Berdasarkan data tracer study, tingkat keterserapan lulusan dalam waktu satu tahun setelah lulus meningkat dari 61 persen pada lulusan 2022, menjadi 66 persen pada 2023, naik menjadi 80 persen pada 2024, dan mencapai 90 persen pada lulusan 2025.
Selain itu, sebanyak 40 persen lulusan angkatan 2026 telah memperoleh pekerjaan sebelum prosesi wisuda dilaksanakan. Angka tersebut meningkat dibandingkan angkatan sebelumnya yang tercatat sebesar 27,1 persen.
Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, mengatakan tingginya serapan lulusan tidak terlepas dari penerapan kurikulum vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan.
"Kepercayaan dunia industri menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik, kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, serta sinergi dengan regulator dan pemerintah daerah mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja," katanya.
Pada wisuda kali ini, sebanyak 85 lulusan meraih predikat cum laude. Sementara penghargaan Vyatra Wisudatama diberikan kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto dari Program Studi Teknik Pengolahan Minyak dan Gas dengan IPK 3,90 yang telah diterima bekerja di PT Procter & Gamble Operations Indonesia.
Sepanjang tahun akademik 2025/2026, mahasiswa PEM Akamigas juga mencatat berbagai prestasi nasional, di antaranya juara kompetisi Oil Rig Design, Youth National Science Fair (YNSF), Case Study Competition Annual Energy Symposium oleh SPE Java Indonesia, serta sejumlah kompetisi keteknikan lainnya.
PEM Akamigas juga telah meraih Akreditasi Unggul untuk seluruh Program Sarjana Terapan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan Persatuan Insinyur Indonesia (LAM Teknik PII).
Memasuki tahun akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa aktif meningkat 20,36 persen, dari 1.282 menjadi 1.543 mahasiswa. Kampus ini juga mulai menerima mahasiswa asing melalui program The Indonesian AID Scholarship (TIAS) serta menyiapkan pembukaan tiga program studi baru, yakni D3 Energi Baru dan Terbarukan, D3 Pengolahan Minyak dan Gas, serta D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Minyak dan Gas.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
