SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukoharjo periode 2026–2027 resmi dilantik di Pendopo Graha Satya Praja, komplek Setda Sukoharjo.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Haris Widodo menyampaikan pesan Plt Bupati Eko Sapto Purnomo agar HMI menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah, Jumat (24/7/2026) sore.
Dalam amanatnya, Plt Bupati menilai HMI memiliki peran penting dalam membangun tradisi berpikir kritis, budaya diskusi yang sehat, serta mencetak calon pemimpin bangsa yang berintegritas.
"Kami berharap HMI dapat menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis bagi pemerintah daerah dengan menghadirkan kritik yang membangun, solusi, inovasi, serta kegiatan pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat," ujar Abdul Haris membacakan sambutan Plt Bupati.
Pemkab Sukoharjo, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan HMI di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, penguatan literasi digital hingga pengembangan kewirausahaan guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sukoharjo, Badrus Zaman, mengucapkan selamat kepada kepengurusan baru HMI Cabang Sukoharjo yang beranggotakan kader dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), UIN Raden Mas Said Surakarta, Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara), dan Universitas Boyolali.
Dalam kesempatan itu, Badrus juga menyinggung kondisi pemerintahan Kabupaten Sukoharjo yang menurutnya tengah menghadapi ujian pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat Bupati nonaktif Etik Suryani.
"Kabupaten Sukoharjo saat ini sedang mengalami keadaan yang tidak baik-baik saja. Karena itu kami menyampaikan rasa keprihatinan sekaligus simpati," katanya.
Ia berharap hubungan antara Pemkab Sukoharjo dan HMI dapat terus dibangun secara kritis dan konstruktif agar berbagai persoalan tata kelola pemerintahan tidak kembali terulang.
"Kami berharap jika ada persoalan terkait HMI, mari saling berkomunikasi. Dengan begitu, jika ada kekeliruan bisa segera diperbaiki. Mari bersama-sama membangun Sukoharjo agar benar-benar mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut, Panji Alfian Syahrendra dikukuhkan sebagai Ketua Umum HMI Cabang Sukoharjo periode 2026–2027, didampingi Kelvin Haryanto sebagai Sekretaris Umum dan Bimo Pangestu sebagai Bendahara Umum.
Acara juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sukoharjo sebagai wadah bagi alumni perempuan HMI di Sukoharjo.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
