Serda Jumadi Tangkap Pencuri Bertopeng di Rumahnya, Komplotan Terungkap

Joko Piroso
Serda Jumadi memperagakan saat menggagalkan aksi pencurian di rumahnya di Dukuh Sidorejo, Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Sragen. (Foto: iNews/Joko P).

SRAGEN, iNewsSragen.id – Seorang prajurit TNI, Serda Jumadi, menggagalkan aksi pencurian di rumahnya di Dukuh Sidorejo, Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Pencuri yang sempat mengenakan penutup wajah tersebut akhirnya menyerah setelah kepergok korban.

Peristiwa terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, Jumadi yang bertugas di Koramil 20/Plupuh, Kodim 0725/Sragen, sedang berada di rumah bersama istri dan anaknya.

Kejadian bermula ketika istri Jumadi terbangun hendak ke kamar mandi. Ia kemudian melihat seorang pria mengenakan jaket hitam dan penutup wajah berada di dalam rumah.

Sang istri spontan berteriak meminta pertolongan. Jumadi yang mendengar teriakan tersebut langsung bangun dan mengejar pelaku.

Pelaku yang kemudian diketahui bernama Joko Triyono alias Keple (46), sempat berusaha melarikan diri menuju dapur. Namun ruang geraknya terhalang hingga terjadi aksi saling berhadapan dengan Jumadi.

Jumadi kemudian meminta pelaku menyerah. Setelah mengetahui dirinya tidak dapat melarikan diri, pelaku akhirnya membuka penutup wajah dan mengaku menyerah.

"Yang jelas, dia sudah tidak bisa keluar. Saya hanya pasang kuda-kuda kiri depan," ujar Jumadi, Senin (24/8/2026).

Pelaku juga sempat meminta agar tidak disakiti sebelum menyerahkan diri.

Setelah diamankan, pelaku diketahui membawa tas kain berwarna oranye yang berisi uang. Polisi menduga uang tersebut merupakan hasil pencurian dari rumah Jumadi.

Pelaku diduga masuk ke rumah melalui bagian ventilasi kamar mandi. Saat diamankan, Joko juga membawa telepon seluler.

Dari pemeriksaan awal terhadap ponsel tersebut, polisi memperoleh informasi bahwa Joko diduga tidak beraksi seorang diri.

Ia disebut beraksi bersama Sutrisno alias Tris alias Bronjong (43), warga Sumberlawang. Sutrisno diduga berperan sebagai orang yang menunggu di luar rumah.

Jumadi kemudian menghubungi sejumlah pihak untuk meminta bantuan, termasuk Polsek Tanon, Babinsa setempat dan Danramil.

Koordinasi tersebut ditindaklanjuti polisi. Tim URC Satreskrim Polres Sragen bersama Polsek Tanon melakukan pengejaran terhadap Sutrisno.

Sekitar pukul 04.15 WIB, Sutrisno akhirnya diamankan di kawasan Sambiduwur, Sragen.

Pengembangan terhadap kedua orang tersebut kemudian dilakukan kepolisian. Dari hasil penyelidikan awal, keduanya diduga berkaitan dengan sejumlah kasus pencurian di wilayah Sragen.

Warga yang mengetahui penangkapan tersebut bahkan mendatangi rumah Jumadi. Mereka mengaku mengenali pelaku sebagai orang yang diduga pernah meresahkan lingkungan sekitar.

Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan kedua terduga pelaku dalam sejumlah perkara lain. Informasi awal menyebut aksi pencurian tersebut antara lain menyasar kotak amal masjid dan rumah warga di sejumlah wilayah.

Sedikitnya tujuh lokasi disebut berkaitan dengan pengembangan perkara tersebut. Namun, seluruh dugaan keterlibatan itu masih dalam proses penyelidikan dan pembuktian oleh kepolisian.

Serda Jumadi (kanan) Bersama Komandan Koramil 20/Plupuh Kodim 0725/Sragen, Kapten Inf Hartadi (kiri) di rumahnya.Foto:iNews/Joko P

TNI Apresiasi Kesigapan Prajurit

Komandan Koramil 20/Plupuh Kodim 0725/Sragen, Kapten Inf Hartadi, mengapresiasi kesigapan Serda Jumadi saat menghadapi pelaku.

Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan kepedulian prajurit terhadap keamanan lingkungan sekaligus membantu masyarakat dalam menghadapi gangguan keamanan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Serda Jumadi. Inilah salah satu harapan masyarakat, bahwa pencuri tersebut memang sangat meresahkan warga. Aksi ini minimal dapat meredam dan mengurangi tindak kriminalitas serupa," ujar Hartadi.

Meski keluarga sempat mempertimbangkan penyelesaian secara kekeluargaan, perkara tersebut tetap diserahkan kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Hartadi juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian, terutama pada malam hari. Warga diminta menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan atau Siskamling serta memastikan pintu dan jendela rumah terkunci sebelum tidur.

"Ini jadi pelajaran bersama. Mari tingkatkan Siskamling dan pastikan rumah terkunci rapat. Kewaspadaan adalah benteng pertahanan pertama kita," pungkasnya.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network