BANTUL, iNewsSragen.id — Pilur Serentak Bantul 2026 dipantau Bupati Abdul Halim Muslih bersama Forkopimda untuk memastikan pemungutan suara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Monitoring dilakukan dengan mendatangi sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri KPH Yudhanegara selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan tahapan Pilur Serentak berjalan sesuai ketentuan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hingga Minggu siang, situasi di sejumlah wilayah Bantul yang dipantau masih berlangsung kondusif. Abdul Halim mengimbau masyarakat menjaga kedewasaan dalam berdemokrasi selama seluruh tahapan Pilur berlangsung.
Menurut dia, para pendukung calon lurah merupakan bagian dari masyarakat yang dalam kehidupan sehari-hari dapat berstatus sebagai teman, tetangga, maupun saudara. Karena itu, perbedaan pilihan diharapkan tidak berkembang menjadi persoalan di tengah masyarakat.
"Kita wajib menjaga kondusivitas keamanan dan kerukunan karena para calon lurah memiliki tujuan yang baik untuk membangun desa. Demokrasi itu menuntut kedewasaan, pilihan itu bisa berbeda, namun perbedaan itu bukan menjadi alasan untuk saling menjatuhkan," ujar Abdul Halim, Minggu (4/10/2026).
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
