Kanjeng Kiai Jimat Kembali ke Panggung, PB XIV Hangabehi Turun Mendalang

Nanang SN
PB XIV Hangabehi memainkan wayang kulit pusaka Kanjeng Kiai Jimat.Foto: Istimewa

Sementara itu, KPH Raditya Lintang Sasangka menjelaskan, tradisi wayangan Anggara Kasih telah berlangsung sejak era Pakubuwono IV dan kembali dihidupkan pada masa PB XIV Hangabehi.

Pagelaran kali ini mengangkat lakon Dewa Ruci, kisah perjalanan Bima mencari hakikat pengetahuan dan jati diri. Cerita tersebut sarat nilai keberanian, keteguhan, dan pencarian makna kehidupan.

Keterlibatan PB XIV Hangabehi dalam memainkan wayang serta penggunaan Kanjeng Kiai Jimat menjadi bagian dari kesinambungan tradisi pedalangan keraton. Pelestarian warisan budaya tidak hanya dilakukan melalui perawatan pusaka, tetapi juga dengan menjaga praktik seni dan pengetahuan agar tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.



Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network