SRAGEN, iNewsSragen.id – Polres Sragen memberikan pembekalan kepada sekitar 70 peserta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Arata Sragen yang tengah mempersiapkan diri bekerja di Jepang. Kegiatan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) tersebut menekankan pentingnya keterampilan, kedisiplinan, dan keamanan dalam proses bekerja ke luar negeri.
Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya hadir langsung dalam kegiatan tatap muka di LPK Arata, Kamis (22/10/2026). Ia mendorong para peserta memanfaatkan masa pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan secara terencana.
“Saya bangga kepada adik-adik semua karena berani berpikir maju, melihat peluang jauh ke depan, dan berani keluar dari pola pikir yang biasa. Jadikan kesempatan ini sebagai jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik, tetapi persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Heru.
Menurutnya, bekerja di luar negeri tidak hanya berkaitan dengan penghasilan, tetapi juga peluang meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi bagi negara. Karena itu, calon pekerja migran perlu membekali diri dengan kemampuan yang sesuai kebutuhan pekerjaan.
Heru mengingatkan peserta agar memahami hak dan kewajiban sebelum berangkat. Ia meminta mereka mengikuti jalur penempatan resmi, membaca kontrak kerja dengan cermat, serta memastikan kejelasan informasi dari pihak yang menawarkan pekerjaan.
“Jangan mudah tergiur iming-iming kemudahan dari pihak yang tidak jelas, karena justru bisa menjerumuskan. Tingkatkan kemampuan bahasa Jepang, kuasai keterampilan kerja, dan pahami prosedur keberangkatan,” katanya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menaati aturan di negara tujuan, beradaptasi dengan lingkungan dan budaya setempat, serta saling menjaga ketika berada jauh dari keluarga.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan bangsa Indonesia. Satu sama lain juga harus saling menjaga dan melindungi,” tuturnya.
Dalam kegiatan yang sama, Kasat Binmas Polres Sragen AKP Dwi Ida Susiani mengajak peserta tidak mudah menyerah ketika menghadapi keterbatasan maupun kegagalan. Menurutnya, semangat belajar, keterbukaan, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama menjadi bekal penting untuk memasuki dunia kerja.
Kapolsek Sragen Kota AKP Teguh Purwoko juga memberikan motivasi agar peserta berani mengejar cita-cita dan tetap berusaha saat menghadapi tantangan. Ia mengingatkan pentingnya mengikuti arahan lembaga pelatihan dan prosedur keberangkatan yang berlaku.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Kapolres dan peserta LPK Arata. Melalui dialog tersebut, peserta mendapat kesempatan menyampaikan pertanyaan terkait persiapan bekerja di luar negeri.
Program Poliran menjadi salah satu bentuk kegiatan Polres Sragen dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait persoalan sosial, termasuk pengangguran. Melalui pendekatan tersebut, kepolisian mendorong calon pekerja untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memahami aspek keselamatan dan prosedur kerja.
Dengan pembekalan itu, peserta diharapkan lebih siap menghadapi proses penempatan kerja di Jepang secara aman, terencana, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
