4. Blueberry
Menambahkan secangkir blueberry ke dalam diet harian Anda mungkin lebih dari sekadar menawarkan dorongan beraroma tanpa tambahan gula.
Menurut sebuah penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journals of Gerontology, makan sekitar 1 cangkir blueberry liar (blueberry yang sedikit lebih kecil yang biasanya ditemukan beku di toko kelontong) setiap hari dapat membantu mengurangi tekanan darah sistolik.
Seperti banyak makanan biru atau ungu alami lainnya, blueberry mengandung anthocyanin, polifenol yang memberi warna warna-warni yang indah pada makanan ini bermanfaat untuk jaga tekanan darah.
5. Oat
Biji-bijian utuh, seperti oat (Avena satina), adalah pilihan yang lebih baik di antara keluarga biji-bijian untuk mendukung tekanan darah yang sehat. Tidak seperti biji-bijian olahan yang biasanya hanya mengandung endosperm, oat memiliki keunggulan nutrisi.
Oat mengandung nutrisi yang lebih berlimpah dan beragam dengan potensi manfaat kesehatan, termasuk lebih banyak serat, vitamin, dan mineral dibandingkan dengan sebagian besar biji-bijian olahan.
Oat mungkin sangat berharga karena mengandung sejenis serat yang disebut beta-glukan. Makan jenis serat ini telah dikaitkan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih rendah.
6. Kurma
Selain rasanya yang manis seperti karamel, kurma juga bisa membantu menjaga tekanan darah yang sehat. Di antara serat potasium dan magnesium yang terkandung di dalamnya, sumber karbohidrat ini juga dikenal baik untuk diet jantung sehat.
Kurma (FOTO: Ist)
Kurma dapat dinikmati sendiri, atau dapat digunakan dalam banyak resep, seperti kurma isi almond dan brownies kurma vegan. Kurma sering jadi hidangan tambahan saat berbuka puasa.
Nah, itulah beberapa jenis asupan yang baik untuk tekanan darah dan kesehatan.
Editor : Joko Piroso