Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Klarifikasi Video Penangkapan Remaja di Sukoharjo: Bukan Klitih, Hanya Kenakalan Remaja
Advertisement . Scroll to see content

Beredar Video 2 TKI Asal Purwakarta Diduga Disekap dan Diborgol di Kamboja

Minggu, 24 September 2023 | 18:21 WIB
  • author Irwan
Beredar Video 2 TKI Asal Purwakarta Diduga Disekap dan Diborgol di Kamboja
Beredar video 2 TKI asal Purwakarta diduga disekap dan diborgol di Kamboja. (Foto: Tangkapan Layar)

PURWAKARTA, iNewsSragen.id - Beberapa hari belakangan ini, media sosial (medsos) digemparkan dengan beredarnya video dua orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kedua tangannya diborgol.

Dan kedua TKI tersebut meminta tolong kepada Pemerintah Indonesia.

Dalam narasi video yang diunggah oleh akun TikTok @pangerangrey, Jumat (22/9/2023) kemarin, terlihat kedua orang tersebut merupakan pasangan suami istri asal Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. 

Diduga pasangan itu menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kapongcong Buffet, Kamboja yang berbatasan dengan Vietnam.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita membenarkan bahwa kedua TKI itu warga Kabupaten Purwakarta.

Namun, kata Wita, pasangan suami istri yang diketahui bernama Lingga Muhamad Firdaus (28) dan Nia Silvia (26) itu bekerja di luar negeri dengan cara ilegal. Pasutri itu bekerja sebagai customer service di perusahaan judi online.

"Kami sudah melakukan upaya investigasi langsung dengan mengunjungi pihak keluarga yang berada di Perumahan P dan K, Kampung Simpang, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan dan Kabupaten Purwakarta, dan kami temukan bahwa kedua pasangan itu bekerja di luar negeri dengan status ilegal," ucap Wita saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/9/2023). 

Editor: Sugiyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut