Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Kali Warga Terjerat Kabel Internet di Sragen, Pemkab Desak ISP Tertib
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Sragen Mutasi 57 Jabatan, 36 Pejabat Pengawas dan 21 Pejabat Administrator

Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:09 WIB
  • author Joko Piroso
Pemkab Sragen Mutasi 57 Jabatan, 36 Pejabat Pengawas dan 21 Pejabat Administrator
Pemerintah Kabupaten Sragen melaksanakan mutasi besar-besaran terhadap 57 pejabat.Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Pemerintah Kabupaten Sragen baru saja melaksanakan mutasi besar-besaran terhadap 57 pejabat di lingkungan mereka, terdiri dari 36 pejabat pengawas dan 21 pejabat administrator. Proses pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, Rabu, (31/7/2024).

Mutasi itu menyasar berbagai jabatan mulai dari kepala bidang (kabid), kepala bagian (kabag), kepala seksi (kasi), camat, hingga lurah.

Salah satunya ialah Lurah Gemolong, Jabatan Baru, Suyanto, sebelumnya Lurah Kwangen.

Lurah Kwangen, Jabatan Baru, Sakti Dewa Putera, sebelumnya Kasubid Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen.

Lurah Gemolong, Jabatan Baru, Asna Ridho Fauzan, dipromosikan menjadi Sekretaris Kecamatan Kalijambe.

Camat Kalijambe,Jabatan Baru, Supri Hariyanto, sebelumnya Sekretaris Kecamatan Kalijambe.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, memastikan bahwa mutasi tersebut sah dan sesuai dengan ketentuan hukum. Berdasarkan Pasal 71 Undang-Undang No.10 Tahun 2016 yang merupakan perubahan dari Undang-Undang No.1 Tahun 2015, mutasi pejabat tidak diperkenankan dalam waktu 6 bulan sebelum penetapan pasangan calon hingga akhir masa jabatan kecuali dengan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

Penetapan pasangan calon untuk Pemilihan Kepala Daerah dijadwalkan pada 22 September 2024, dan Pemkab Sragen telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Tengah, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan mutasi.

Bupati Yuni menegaskan bahwa mutasi ini sudah terlegitimasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik untuk tetap loyal dan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi mereka, serta memastikan bahwa semua tindakan yang diambil sesuai dengan aturan yang berlaku.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut