Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Asrama Putri Ponpes Darul Ulum Cilacap Terbakar, Ratusan Santriwati Selamat dari Kobaran Api
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Santri di Sukoharjo Meninggal, KPAI Sesalkan Tindak Kekerasan di Ponpes

Jum'at, 20 September 2024 | 21:18 WIB
  • author Nanang SN
Kasus Santri di Sukoharjo Meninggal, KPAI Sesalkan Tindak Kekerasan di Ponpes
Ilustrasi ancaman kekerasan/ Tom und Nicki Löschner dari Pixabay

SUKOHARJO,iNewsSragen.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyesalkan berulangnya tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan pondok pesantren (ponpes) yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, dimana kali ini terjadi di salah satu Ponpes di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Atas kejadian itu, KPAI menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Korban meninggal adalah santri putra berinisial AKPW (13), akibat kekerasan yang dilakukan kakak kelasnya berinisial MG (15 tahun).

Dalam rilis yang diterima, Kamis (19/9/2024), Komisioner KPAI Aris Adi Leksono menyatakan, telah menerima laporan kasus tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban, dan Kementerian Agama (Kemenag).

Koordinasi dilakukan guna mendapatkan informasi kronologis kejadian, upaya penanganan, dan langkah lain yang dibutuhkan untuk mewujudkan keadilan bagi korban, dan pertanggungjawaban terduga pelaku, serta kemungkinan pihak lain yang terlibat.

"Hasil koordinasi didapati data dan informasi terkait kronologis kejadian kekerasan yang berakibat kematian. Kejadian terjadi pada tanggal 16 September 2024, kurang lebih pukul 11.00 WIB, di kamar 23 gedung asrama putra di dalam ponpes tersebut," sebutnya dalam rilis.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut