Polres Sukoharjo Tetapkan PJL 19 Tersangka Laka KA Bathara Kresna Vs Sigra

SUKOHARJO, iNewsSragen.id - Satreskrim Polres Sukoharjo akhirnya menetapkan SHK (29) warga Sukoharjo yang berstatus tenaga harian lepas (THL) Dishub Sukoharjo, sebagai tersangka kasus kecelakaan maut KA Bathara Kresna relasi Solo-Wonogiri tertemper mobil Daihatsu Sigra di Pos 19 Sukoharjo pada, Rabu (27/3/2025) lalu.
Dalam kejadian yang merenggut empat korban jiwa itu, SHK selaku Petugas Jaga Lintasan (PJL) diduga lalai menutup palang perlintasan kereta api. Para korban merupakan penumpang mobil yang hendak mudik dari Jakarta dengan tujuan Nguter Sukoharjo, dan Wonogiri.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membenarkan bahwa penyidik telah menetapkan PJL Pos 19 Terminal Sukoharjo, sebagai tersangka kasus kecelakaan kereta api vs mobil yang membawa rombongan pemudik itu.
"Sudah (ditetapkan sebagai tersangka) pak. Untuk lengkapnya bisa ke Kasat Reskrim," kata Kapolres saat dikonfirmasi awak media, Jum'at (11/4/2025).
Terpisah, Kasat Reskrim AKP Zaenudin, mewakili Kapolres membenarkan bahwa pihaknya telah menetapka PJL 19 Pos perlintasan Terminal Sukoharjo sebagai tersangka.
Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, yang bersangkutan belum dilakukan penahanan. Pemeriksaan sebagai tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat untuk melengkapi berkas penyidik. "Saat ini masih proses penyidikan," kata Zaenudin
Dalam kasus ini, menurut Kasatreskrim, SHK dijerat Pasal 359 KUHP tentang tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan kematian orang lain atau Pasal 360 tentang tindak pidana mengakibatkan luka berat akibat kelalaian.
Sebelumnya, SHK didampingi kuasa hukum pada, Kamis (3/4/2025) menyampaikan bahwa kecelakaan bukan disebabkan oleh kelalaian pihaknya dalam menutup palang, namun ada kendala di estafet komunikasi pemberitahuan perjalanan kereta api dari pos terdekat.
Ia mengetahui ada kereta api akan melintas setelah keluar dari pos untuk melihat ke arah kedatangan Bathara Kresna yang melaju melewati Pos PJL Songgorunggi. Dalam pandangan langsung itu, ia melihat kereta api dalam jarak sekira 500 meter.
Upaya menutup palang dan membunyikan alarm sudah dilakukan, namun palang yang harus diturunkan secara manual macet hingga kemudian kecelakaan tak terhindarkan. Bathara Kresna tertemper Daihatsu Sigra nopol B 2883 BYJ.
Dari tujuh penumpang mobil Sigra, empat orang meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya selamat hanya mengalami luka-luka.
Editor : Joko Piroso