Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 243.543 Satlinmas Jateng Diperkuat, Konsep Hansip Reborn Digelorakan
Advertisement . Scroll to see content

Tokoh Agama dan Buruh di Sragen Kecam Aksi Anarkis Saat May Day di Semarang

Sabtu, 03 Mei 2025 | 16:17 WIB
  • author Joko Piroso
Tokoh Agama dan Buruh di Sragen Kecam Aksi Anarkis Saat May Day di Semarang
Tokoh Agama dan Buruh di Sragen Kecam Aksi Anarkis Saat May Day di Semarang.Foto:iNews/Joko P

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja PT G Tiga Pilar Sragen, Sumarno, menyampaikan apresiasi kepada para buruh yang telah mengikuti kegiatan May Day di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sragen dengan tertib dan aman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh yang telah menjaga suasana kondusif, serta kepada Bapak Kapolres Sragen dan jajarannya atas pengamanan yang ramah dan aman,” ungkapnya.

Sumarno juga mengecam aksi anarkis yang terjadi di Semarang. Ia menilai aksi tersebut telah disusupi oleh pihak ketiga yang merusak makna peringatan Hari Buruh.

“Kami tidak setuju dengan tindakan anarkis seperti di Semarang. Harusnya kegiatan berjalan damai, tapi justru dirusak oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Polda Jawa Tengah membubarkan kelompok massa berpakaian hitam yang diduga kelompok Anarko karena mengganggu jalannya aksi damai Hari Buruh di Semarang, Kamis (1/5/2025).

Polisi awalnya mengimbau pembubaran secara tertib dan memindahkan massa buruh ke halaman lokasi aksi. Namun imbauan tidak diindahkan. Massa Anarko merusak pagar pembatas, melakukan vandalisme di Jalan Pahlawan, serta melempari petugas dengan botol, batu, dan petasan.

Untuk mengendalikan situasi, pasukan PHH Brimob Polda Jateng diterjunkan dan membubarkan kerumunan dengan gas air mata.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut