Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mediasi Dugaan Kekerasan terhadap ABK di Sragen Buntu, Polisi Lanjutkan Pendalaman
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Dugaan Pencabulan Guru TK di Sragen Menghangat, Simpatisan Geruduk DPRD

Selasa, 11 November 2025 | 18:06 WIB
  • author Joko Piroso
Kasus Dugaan Pencabulan Guru TK di Sragen Menghangat, Simpatisan Geruduk DPRD
Simpatisan guru TK berinisial YP membubuhkan tanda tangan petisi dukungan di halaman Gedung DPRD Sragen, Selasa (11/11). Mereka mendesak kasus ditinjau ulang, sementara polisi menegaskan penyidikan tetap berjalan berdasarkan alat bukti.Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id  — Kontroversi kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang guru TK berinisial YP terus bergulir dan memicu perdebatan publik. Pada Selasa (11/11), puluhan simpatisan yang terdiri dari guru TK, orang tua murid, hingga warga yang mengenal YP secara pribadi kembali mendatangi gedung DPRD Sragen.

Aksi tersebut bukan sekadar audiensi, tetapi diiringi pembubuhan tanda tangan petisi dukungan moral untuk YP. Para simpatisan menemui Komisi IV DPRD Sragen dan menegaskan keyakinan mereka bahwa YP adalah sosok yang baik serta meragukan tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Kuasa hukum YP, Ali Muqorobin, menyebut aksi tersebut spontanitas warga yang mengenal pribadi kliennya. Ali juga menyampaikan bahwa ia telah berkoordinasi dengan tim pemerintah daerah.

"Karena TK berada di bawah naungan Sekda, kami koordinasi dengan Pemda," jelasnya.

Sementara dukungan moral terus mengalir kepada YP, pemerintah daerah menegaskan bahwa fokus utama tetap pada perlindungan hak korban. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Sragen, dr. Agus Sudarmanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen awal terhadap korban dan keluarga.

"Tugas kami memastikan anak mendapatkan haknya, terutama hak tumbuh kembang," tegasnya.

Asesmen dilakukan bersama psikolog klinis RSUD untuk kebutuhan pendalaman kasus dan dukungan pemulihan psikologis korban. Anak terus dipantau dan didampingi orang tua selama proses ini.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut