Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Joging di Tepi Irigasi, Pemuda 20 Tahun di Grobogan Ditemukan Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi di Hong Kong: Pekerja Migran Asal Grobogan Meninggal Terbakar, Keluarga Didatangi Penipu

Kamis, 04 Desember 2025 | 22:39 WIB
  • author Tim iNews
Tragedi di Hong Kong: Pekerja Migran Asal Grobogan Meninggal Terbakar, Keluarga Didatangi Penipu
Seorang TKW asal Grobogan ditemukan tewas dalam peristiwa kebakaran apartemen di Hong Kong.Foto: iNews

GROBOGAN, iNewsSragen.id - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran hebat yang meludeskan sebuah apartemen di Hong Kong. Korban diketahui bernama Yasmiati, warga Desa Guyangan, Kecamatan Godong, yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga selama dua tahun terakhir.

Kabar tewasnya Yasmiati disampaikan pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan PJTKI resmi kepada keluarga korban, Karnoto, pada Selasa (2/12/2025) malam.

Menurut Wahyu Permana dari Direktorat Perlindungan WNI dan Ditjen Protokol dan Konsuler Kemenlu, jasad Yasmiati baru ditemukan setelah proses penyisiran intensif selama seminggu oleh otoritas Hong Kong. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di reruntuhan bangunan apartemen.

“Jenazah kini berada di kamar mayat rumah sakit Hong Kong dan menunggu persetujuan keluarga di Grobogan untuk proses autopsi,” kata Wahyu, Kamis (4/12/2025).

Kemenlu memastikan akan mengawal pemulangan jenazah dan menjamin seluruh hak Yasmiati diberikan kepada keluarga hingga tuntas.

Namun di tengah duka, keluarga justru mengalami teror. Karnoto mengungkapkan, sejak kabar kematian istrinya tersebar, beberapa orang yang mengaku sebagai petugas pemerintah maupun penyalur tenaga kerja datang ke rumah dan menawarkan jasa pemulangan jenazah. Mereka juga terus menelepon dan mendesak keluarga memberikan data serta sejumlah biaya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut