Mobil Terbakar di Halaman SMK Kosgoro Sragen, Diduga Akibat Korsleting Mesin
SRAGEN, iNewsSragen.id - Satu unit mobil dilaporkan terbakar di halaman SMK Kosgoro 2 Sragen, Jumat (2/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.15 WIB di halaman sekolah yang berada di Jalan Raya Timur Km 7, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.
Kebakaran tersebut sempat menggegerkan warga sekolah karena api muncul secara tiba-tiba dari bagian mesin kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Ngrampal Iptu Tri Ediyanto menjelaskan, mobil yang terbakar merupakan milik Drs. Suparno, MBA., MM., seorang pensiunan kepala sekolah yang saat itu berada di lokasi.
“Peristiwa bermula saat pemilik kendaraan memarkir mobilnya di halaman sekolah, kemudian masuk ke ruang kepala sekolah. Tidak lama berselang, saksi melihat percikan api dari bagian mesin mobil,” ujar Iptu Tri Ediyanto.
Mendapat informasi tersebut, pemilik kendaraan langsung keluar dan mendapati api sudah membesar di bagian mesin mobil. Upaya pemadaman sempat dilakukan dengan alat seadanya, sebelum akhirnya dua unit mobil pemadam kebakaran, petugas Polsek Ngrampal, serta anggota Koramil Ngrampal tiba di lokasi.
“Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan sekolah di sekitarnya,” tambahnya.
Adapun kendaraan yang terbakar adalah satu unit mobil Toyota Agya tahun 2021 warna putih dengan nomor polisi K-1452-ED. Mobil tersebut diketahui atas nama Erna Sulistiyorini. Akibat kejadian tersebut, bagian mesin kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting pada sistem kelistrikan mesin mobil. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem kelistrikan, guna menghindari kejadian serupa.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, terutama kabel dan mesin, agar tidak menimbulkan potensi kebakaran,” pungkas Iptu Tri Ediyanto.
Editor : Joko Piroso