Banjir 50 Cm Lumpuhkan Kota Purwodadi, Jalur Grobogan–Solo Macet Total
GROBOGAN, iNewsSragen.id - Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (15/2/2026) malam hingga Senin (16/2/2026) pagi menyebabkan Purwodadi lumpuh akibat banjir. Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai 20 hingga 50 sentimeter, menggenangi ruas jalan utama dan melumpuhkan aktivitas warga.
Banjir mengakibatkan kemacetan panjang kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi terparah terjadi di jalur utama Grobogan–Solo yang dipadati kendaraan dari dua arah. Sejumlah pengendara terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif karena genangan air terlalu tinggi untuk dilalui.
Beberapa akses jalan utama di pusat kota ditutup sementara. Aparat kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan dan mencegah kendaraan mogok di tengah genangan.
KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Agus Salim mengatakan, kawasan Simpang Lima Purwodadi menjadi salah satu titik terdampak paling parah.
“Dampak banjir di Kota Purwodadi, bundaran Simpang Lima terendam secara keseluruhan dengan ketinggian air sekitar 20 hingga 30 sentimeter,” ujar Iptu Agus Salim, Senin (16/2/2026).
Ia menjelaskan, pihak kepolisian langsung melakukan pengaturan lalu lintas dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan genangan, termasuk persimpangan dan ruas jalan yang mengalami penumpukan kendaraan.
“Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menempatkan personel di titik-titik terendam banjir dan pertigaan,” katanya.
Seluruh kendaraan roda empat dialihkan untuk memutar melalui jalur Lingkar Utara Purwodadi guna menghindari kawasan banjir. Sementara itu, kendaraan roda dua diimbau tidak memaksakan diri melintas demi keselamatan.
Editor : Joko Piroso