WMO Prediksi 2026–2030 Jadi Tahun-Tahun Terpanas, Akademisi UMY Ingatkan Ancaman Krisis Air
BANTUL, iNewsSragen.id - Prediksi WMO tentang periode 2026–2030 sebagai rentang terpanas mendapat perhatian serius dari kalangan akademisi. Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ir. Nursetiawan, S.T., M.T., Ph.D., menilai kondisi tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh negara, termasuk Indonesia, untuk segera memperkuat strategi adaptasi terhadap perubahan iklim, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air.
Berdasarkan proyeksi WMO, terdapat peluang sebesar 86 persen bahwa setidaknya satu tahun pada periode 2026–2030 akan melampaui rekor suhu global tahun 2024. Bahkan, suhu rata-rata bumi diperkirakan berpotensi melampaui ambang kenaikan 1,5 derajat Celsius dibandingkan era praindustri.
Nursetiawan mengatakan, perubahan iklim bukan lagi ancaman yang akan terjadi di masa depan, melainkan telah menjadi realitas yang dirasakan melalui meningkatnya suhu udara dan perubahan pola cuaca.
"Prediksi dari WMO merupakan peringatan yang sangat serius. Kita sudah mulai merasakan suhu udara terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan beberapa tahun terakhir telah mencatat rekor suhu tertinggi dan tren tersebut diperkirakan masih akan berlanjut," ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, dari perspektif teknik keairan dan lingkungan, kenaikan suhu global tidak hanya membuat udara semakin panas, tetapi juga mengubah keseimbangan siklus hidrologi yang mengatur pergerakan air melalui hujan, penguapan, infiltrasi ke dalam tanah, hingga aliran menuju sungai dan laut.
Editor : Joko Piroso