get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Bumi Bandung Magnitudo 5,0, Kertasari Porak-poranda

BMKG Ungkap Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Yogyakarta, Getaran Terasa Hingga Sukoharjo

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:58 WIB
header img
Ilustrasi gempa bumi/ Paula dari Pixabay

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengkonfirmasi terjadi gempa bumi magnitudo 5,5 yang mengguncang selatan Pulau Jawa pada Selasa (27/1/2026) pagi. Getaran gempa yang terasa hingga Sukoharjo dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Tengah ini menambah deretan aktivitas seismik di kawasan yang dikenal rawan gempa. Meskipun begitu, BMKG memastikan belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa.

Gempa yang terjadi pada pukul 08.20.44 WIB itu berpusat di darat, 25 km timur laut Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 105 kilometer. Getaran gempa terpantau di sejumlah wilayah seperti Bantul, Sleman, dan beberapa daerah di Jawa Tengah, dengan intensitas ringan hingga sedang pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II-III.

BMKG juga mencatat, pada sore harinya, gempa susulan dengan magnitudo 4,5 kembali dirasakan oleh warga di kawasan DIY dan sekitarnya, khususnya di Bantul. Getaran tersebut terjadi di sekitar wilayah Gunungkidul, dan dirasakan juga di Sukoharjo, Klaten, serta Solo.

Menurut BMKG, gempa susulan di Gunungkidul ini berkaitan dengan aktivitas sesar aktif di selatan Yogyakarta, sebuah kawasan dengan kerentanannya terhadap gempa bumi akibat kedekatannya dengan zona tektonik aktif di selatan Pulau Jawa.

"Gempa yang terjadi pada pagi dan siang hari ini bersifat tektonik dengan kedalaman cukup besar. Hingga kini, kami belum menerima laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa," jelas BMKG dalam rilis resminya.

BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, mereka mengingatkan masyarakat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya untuk tetap waspada namun tidak panik, mengingat gempa bumi merupakan fenomena reguler di Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik dan daerah pertemuan lempeng Indo-Australia dengan Eurasia.

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal-kanal BMKG dan mempersiapkan rencana kesiapsiagaan bencana.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut