get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Rendam Kota Pemalang, Konser Amal Hari Jadi ke-451 Terpaksa Dihentikan

Hujan Deras Picu Longsor di Pemalang dan Bangka, Total 7 Tewas

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:06 WIB
header img
Petugas gabungan melakukan penanganan di lokasi longsor yang menimpa rumah warga di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (Foto:iNews).

JAKARTA, iNewsSragen.id - Bencana tanah longsor melanda Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026). Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Longsor terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Sekitar pukul 16.30 WIB, tebing di belakang rumah warga runtuh secara tiba-tiba. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menimpa satu unit rumah yang berada tepat di bawah tebing.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa satu kepala keluarga terdampak langsung dalam kejadian tersebut.

“Akibat kejadian ini, satu kepala keluarga dengan total tiga jiwa terdampak. Tercatat satu orang meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

Korban luka telah mendapatkan penanganan sesuai kondisi di lapangan. Sementara itu, tim gabungan bersama aparat setempat melakukan pendataan serta pemantauan lanjutan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan.

Selain di Pemalang, bencana tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (5/2/2026). Kejadian tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan itu dalam durasi cukup lama.

Curah hujan tinggi tidak hanya menyebabkan longsor, tetapi juga memicu meluapnya air sungai ke area permukiman warga serta lokasi aktivitas pertambangan. Kondisi ini memperparah dampak bencana sekaligus menyulitkan proses evakuasi pada tahap awal.

“Dalam peristiwa di Kabupaten Bangka, dilaporkan enam orang meninggal dunia. Selain itu, satu orang masih dalam status pencarian, sementara empat orang lainnya dilaporkan selamat,” jelas Abdul Muhari.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut