Dorong Masjid di Pemda Terpadu, DPRD Sragen Ingatkan Glowingisasi Tak Cukup Bangun Fisik
Aji menyoroti sejumlah alasan mengapa masjid di kawasan tersebut perlu menjadi prioritas. Selain letaknya yang strategis dan berdekatan dengan Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS), keberadaan masjid dinilai mampu menjadi solusi kepadatan jamaah saat pelaksanaan Salat Jumat. Dengan demikian, ASN dan masyarakat tidak perlu lagi memanfaatkan aula atau menempuh jarak jauh untuk beribadah.
Dari sisi tata ruang, Aji menilai ketersediaan lahan di lingkungan Pemda Terpadu masih memungkinkan untuk pengembangan rumah ibadah tanpa mengganggu fungsi perkantoran.
Usulan tersebut, kata dia, bukan semata membangun gedung, melainkan bagian dari visi pengembangan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Aji berharap Pemerintah Kabupaten Sragen dapat merancang masjid yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai arsitektur yang selaras dengan wajah baru kota.
“Glowingisasi Sragen jangan hanya soal tampilan fisik. Kenyamanan spiritual masyarakat juga harus difasilitasi. Masjid ini nantinya menjadi fasilitas publik yang melengkapi wajah Sragen sebagai kota yang ramah dan berimbang,” pungkasnya.
Editor : Joko Piroso