Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Bantul, Pohon Sono Kapuk Tumbang Tutup Jalur ke Parangtritis
BANTUL, iNewsSragen.id — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu siang (18/2/2026), menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Peristiwa tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan melumpuhkan arus lalu lintas di jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pohon tumbang terjadi di depan Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ringroad Selatan, di kawasan utara Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, serta di sejumlah ruas jalan lain di wilayah Sewon.
Insiden paling parah terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di wilayah Cabeyan RT 05, Sewon, Bantul. Sebuah pohon perindang jenis sono kapuk milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul tumbang dan menimpa rumah warga bernama Dian Kurniawati. Pohon tersebut memiliki diameter sekitar 50 sentimeter dengan tinggi kurang lebih 10 meter.
Salah seorang warga, Sri Wibowo, mengatakan selain merusak rumah, batang pohon berukuran besar tersebut juga melintang di badan jalan utama menuju Pantai Parangtritis.
“Batang pohon jatuh melintang di jalan, sehingga akses menuju Parangtritis ditutup total sementara waktu untuk proses evakuasi,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari dua arah sempat dihentikan guna mencegah risiko kecelakaan dan mempermudah proses penanganan di lokasi. Pengendara dialihkan melalui jalur alternatif.
Petugas dari BPBD Kabupaten Bantul bersama relawan, unsur TNI, dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong dengan memotong batang dan dahan pohon yang menutup jalan.
Namun, besarnya ukuran batang pohon membuat petugas kesulitan melakukan evakuasi secara manual. Alat berat akhirnya didatangkan untuk membantu mengangkat dan menyingkirkan batang pohon dari badan jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material akibat kerusakan rumah warga ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Hingga Rabu sore, petugas masih melakukan pembersihan sisa ranting dan memastikan kondisi jalan aman untuk kembali dilalui kendaraan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Editor : Joko Piroso