get app
inews
Aa Text
Read Next : AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Situasi Iran Memanas, AS dan Israel Klaim Khamenei Tewas

Minggu, 01 Maret 2026 | 15:48 WIB
header img
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.Foto: Istimewa

TEHERAN, iNewsSragen.id - Kabar mengenai tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mencuat ke publik setelah klaim yang disampaikan oleh Amerika Serikat dan Israel, Minggu (1/3/2026). Informasi tersebut langsung memicu ketegangan geopolitik serta perdebatan global, mengingat adanya bantahan keras dari pihak Iran.

Media internasional Al Jazeera melaporkan bahwa kantor berita Iran, Tasnim dan Fars, sempat memuat informasi terkait klaim kematian Khamenei, namun tanpa menyertakan rincian resmi. Di sisi lain, pernyataan paling tegas datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan Khamenei. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai “momen terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali masa depan negaranya.”

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidato nasional mengungkapkan adanya “indikasi kuat” bahwa Khamenei tewas saat serangan udara menghantam kompleks kediamannya pada Sabtu pagi. Dua pejabat Israel, yang berbicara secara anonim, mengklaim kematian tersebut telah dikonfirmasi secara internal, meski belum diumumkan secara resmi.

Namun demikian, klaim tersebut langsung dibantah oleh pemerintah Iran. Sejumlah pejabat Teheran menegaskan bahwa Khamenei masih hidup. Kepala humas Kantor Pemimpin Tertinggi Iran bahkan menyebut laporan kematian tersebut sebagai bagian dari “perang psikologis” yang dilancarkan musuh-musuh Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, kepada media AS menyatakan bahwa Khamenei, Presiden Masoud Pezeshkian, serta pimpinan parlemen Iran selamat dari upaya pembunuhan. Ia mengakui adanya korban dari kalangan komandan militer senior, namun menolak merinci identitas maupun jumlahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang bersifat final dan dapat diverifikasi secara independen mengenai kondisi Pemimpin Tertinggi Iran. Perbedaan klaim ini meningkatkan kekhawatiran internasional terhadap potensi eskalasi konflik dan ketidakstabilan kawasan Timur Tengah.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut