get app
inews
Aa Text
Read Next : Residivis Pengedar Pil Yarindo di Bantul Ditangkap Polisi, Ribuan Butir Disita

Kebakaran Gudang Furniture di Bantul, BPBD Kerahkan Empat Unit Mobil Damkar

Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:05 WIB
header img
Petugas dari BPBD Kabupaten Bantul bersama aparat Polsek Sewon melakukan pemadaman kebakaran gudang di Dusun Blunyahan, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Jumat (13/3/2026) dini hari.Foto:Istimewa

BANTUL, iNewsSragen.id - Sebuah gudang produksi furniture milik CV Tiga Ganesha Abadi di wilayah Sewon, Kabupaten Bantul, dilaporkan terbakar pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Dusun Blunyahan RT 48, Kalurahan Pendowoharjo, Kecamatan Sewon.

Gudang produksi furniture tersebut diketahui milik seorang pengusaha bernama Venus Apriyanto (43), warga Dusun Blunyahan, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, yang saat ini diketahui tinggal di wilayah Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita H. menjelaskan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang saat itu sedang berada di sekitar lokasi gudang.

“Sekitar pukul 03.30 WIB, saksi sedang berada di bagian barat gudang dan diberitahu warga bahwa bangunan gudang produksi furniture terbakar,” jelasnya.

Setelah menerima informasi tersebut, kedua saksi segera mendatangi lokasi dan mendapati api telah membesar dan melalap sebagian bangunan gudang.

Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual menggunakan air dan alat seadanya. Namun api tidak dapat dikendalikan sehingga salah satu saksi kemudian menghubungi layanan darurat 113 untuk meminta bantuan pemadam kebakaran.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas dari BPBD Kabupaten Bantul yang segera menuju lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran datang dengan mengerahkan sekitar empat unit mobil pemadam untuk melakukan proses pemadaman.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB setelah petugas melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi,” ujar Iptu Rita.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah barang produksi furniture yang berada di dalam gudang ikut terbakar. Barang yang terdampak di antaranya berupa talenan dan kursi yang terbuat dari bahan kayu.

Akibat kebakaran tersebut, pihak perusahaan diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp30 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh tumpukan bahan kayu kerajinan dari akar jati yang diletakkan terlalu dekat dengan oven atau cerobong api yang digunakan dalam proses produksi.

Selain petugas dari BPBD Bantul, proses penanganan kebakaran juga melibatkan personel dari Polsek Sewon serta relawan dari FPRB Pendowoharjo.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun aparat tetap mengimbau kepada para pelaku usaha maupun masyarakat untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, terutama terkait penempatan bahan mudah terbakar di sekitar sumber panas.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut