140 Calon Anggota Polri di Sragen Teken Pakta Integritas, Kapolres: Jangan Ingin Kaya
Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan dalam proses rekrutmen akan berdampak jangka panjang terhadap institusi.
“Jika salah merekrut, negara akan menanggung selama puluhan tahun. Karena itu, tidak boleh ada praktik yang menyimpang. Semua tahapan harus dijalankan secara bersih, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Berdasarkan data Panbanrim Polres Sragen, jumlah pendaftar online penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di wilayah Sragen mencapai 167 orang, dengan 140 peserta telah terverifikasi.
Pada jalur Akademi Kepolisian (Akpol), tercatat 11 pendaftar dengan 5 peserta terverifikasi. Sementara jalur Bintara menjadi yang paling diminati, khususnya formasi Bintara PTU berkemampuan SPKT dengan 140 pendaftar dan 124 peserta terverifikasi.
Selain itu, terdapat pendaftar pada formasi Bintara Intelijen sebanyak 5 orang (2 terverifikasi), Bakomsus Musik 1 orang (terverifikasi), Bintara Polair 2 orang (1 terverifikasi), Bakomsus Penyidik 1 orang (terverifikasi),
serta Bakomsus Peternakan 1 orang (terverifikasi).
Adapun pada jalur Tamtama Brimob, tercatat 5 pendaftar dan seluruhnya telah terverifikasi.
Tingginya animo pendaftar menunjukkan besarnya minat generasi muda di Kabupaten Sragen untuk menjadi bagian dari institusi Polri, sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan proses seleksi berjalan profesional dan berintegritas.
Editor : Joko Piroso