Pesan Tegas Bupati Sukoharjo: PNS Harus Jadi Pelayan Masyarakat, Bukan Sibuk Urus Diri Sendiri
SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menggelar dua agenda penting sekaligus, yakni menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta melantik pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Menara Wijaya, kompleks perkantoran Pemkab Sukoharjo ini diikuti 113 PNS yang resmi menerima SK dan diambil sumpah/janjinya, serta 77 pejabat fungsional yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya. Seluruh PNS yang menerima SK berasal dari formasi tahun 2024.
Dalam sambutannya, Bupati Etik Suryani menegaskan bahwa sumpah/janji PNS bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dihayati dan dijalankan dalam setiap tugas.
“Saudara-saudara yang baru saja mengucapkan sumpah/janji hendaknya selalu merenungi dan meresapi maknanya,” tegasnya.
Ia menekankan, status sebagai PNS membawa tanggung jawab besar sebagai aparatur negara, aparatur pemerintahan, sekaligus pelayan masyarakat. Oleh karena itu, para ASN dituntut terus meningkatkan disiplin, profesionalitas, dan kemampuan dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik pribadi maupun institusi, serta menghindari segala bentuk pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan.
“Terus jaga dan tingkatkan etos kerja yang produktif, terampil, dan kreatif. Jangan sampai muncul penilaian negatif bahwa kinerja PNS lamban dan kurang profesional,” ujarnya.
Kepada para PNS yang baru menerima SK, Etik berpesan agar terus belajar dan berbenah diri, serta bekerja dengan prinsip tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat mutu. Ia juga menekankan pentingnya mental tangguh dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Milikilah sikap pantang menyerah dan mental baja. Tantangan ke depan semakin berat, sehingga dibutuhkan tekad kuat dan kreativitas untuk mencapai kinerja maksimal,” imbuhnya.
Sementara itu, pelantikan 77 pejabat fungsional diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme ASN serta kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Bupati meminta para pejabat fungsional yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi nyata di instansi masing-masing.
“Teruslah belajar, kembangkan potensi, kuasai tugas dan fungsi, serta jadilah teladan di lingkungan kerja,” pesannya.
Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dalam reformasi birokrasi. Ia meminta seluruh ASN mengubah stigma negatif yang selama ini melekat.
“Sudah saatnya PNS meninggalkan anggapan sibuk melayani diri sendiri, dan benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat,” tandasnya.
Editor : Joko Piroso