get app
inews
Aa Text
Read Next : Tiga Hari Masa Long Weekend, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 61 Ribu Penumpang

Insiden KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur, Penumpang Luka Dievakuasi ke Rumah Sakit

Selasa, 28 April 2026 | 00:22 WIB
header img
Petugas gabungan mengevakuasi penumpang yang terluka akibat insiden perkeretaapian di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.Foto:Istimewa

BEKASI, iNewsSragen.id — Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka dalam insiden perkeretaapian yang melibatkan Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). Proses evakuasi korban berlangsung intensif dengan melibatkan petugas gabungan dari berbagai unsur.

Korban yang terluka dievakuasi dari dalam rangkaian KRL menuju area aman di stasiun sebelum dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Hingga Senin malam, proses penyelamatan dan penanganan di lokasi masih berlangsung.

Petugas keamanan stasiun, pemadam kebakaran, tim medis, unsur TNI-Polri, serta petugas operator kereta terlihat terlibat dalam proses evakuasi. Sejumlah penumpang dilaporkan sempat tertahan di dalam rangkaian saat penanganan awal dilakukan.

Berdasarkan informasi awal, insiden terjadi sekitar pukul 20.53 WIB ketika KRL dilaporkan berada dalam posisi berhenti di jalur, sebelum kemudian terlibat insiden dengan kereta jarak jauh dari arah belakang. Namun, kronologi pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

Salah satu penumpang selamat, Munir (44), mengaku benturan terjadi mendadak dan menimbulkan kepanikan di dalam rangkaian.

“Kereta jarak jauh tabrak KRL yang berhenti, yang terdampak gerbong belakang,” ujarnya.

Keterangan saksi di lapangan masih bersifat awal dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai keseluruhan peristiwa. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi maupun dampak insiden.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban luka maupun informasi terverifikasi terkait korban meninggal dunia. Otoritas terkait masih melakukan pendataan serta penanganan di lokasi kejadian.

Pihak operator kereta bersama instansi terkait juga melakukan sterilisasi jalur dan langkah pemulihan operasional akibat gangguan perjalanan di lintas Bekasi-Cikarang.

Insiden ini memicu perhatian luas setelah sejumlah rekaman video dari lokasi beredar di media sosial, memperlihatkan suasana evakuasi serta penumpang yang berusaha keluar dari rangkaian.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut