Kebakaran Gudang SMPN 3 Tawangsari, Kerugian Ditaksir Tembus Ratusan Juta Rupiah
SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Kebakaran hebat melanda gudang inventaris SMPN 3 Tawangsari di Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari, Selasa (28/4/2026) siang. Insiden ini menyebabkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Komandan Damkar Satpol PP Kabupaten Sukoharjo, Margono, mengungkapkan kebakaran dilaporkan masuk pukul 15.05 WIB. Tim pemadam langsung bergerak empat menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.41 WIB, dengan waktu respons sekitar 23 menit dari pos damkar yang berjarak ±12 kilometer.
"Api membakar bangunan gudang inventaris sekolah seluas sekitar 100 meter persegi. Kobaran api juga sempat mengancam gudang kursi di sekitarnya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah yang merembet ke bagian bangunan," katanya.
Dalam penanganannya, petugas mengerahkan satu unit armada pancar, satu unit suplai air, serta satu unit water tank dari Kodim Sukoharjo. Sekira 15.000 liter air digunakan untuk menjinakkan api hingga berhasil dilokalisir.
Akibat kejadian tersebut, sekira 60 persen bangunan gudang terbakar, sementara 30 persen lainnya berhasil diselamatkan. Estimasi kerugian mencapai sekira Rp200 juta, dengan nilai aset terdampak diperkirakan hingga Rp250 juta.
Meski sempat menjadi perhatian warga yang berkerumun di lokasi, proses pemadaman berjalan lancar hingga situasi dinyatakan aman.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini," imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo, Havid Danang PW, menyatakan kerugian masih dalam proses pendataan.
“Kerusakan meliputi atap gudang serta aset kayu bekas dan ban. Nilai kerugian masih dihitung oleh tim inventaris,” katanya.
Saat ini, pihak terkait tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Area gudang juga telah disterilisasi demi keamanan siswa dan warga sekolah.
Sebagai langkah antisipasi, Disdikbud Sukoharjo menginstruksikan audit instalasi listrik di gedung-gedung lama di sekolah guna mencegah kejadian serupa terulang.
Editor : Joko Piroso