get app
inews
Aa Text
Read Next : DLH Blora Wajibkan Dapur SPPG Kelola Limbah, Tekankan Kepatuhan Lingkungan

Diserbu Warga, 1.200 Liter Minyakita dan 1 Ton Beras SPHP Ludes dalam 2 Jam di Blora

Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:14 WIB
header img
Warga mengantre membeli Minyakita dan beras SPHP dalam bazar murah di Balai Kelurahan Kauman, Blora.Foto: iNews/ Heri P

BLORA, iNewsSragen.idRatusan warga di Kelurahan Kauman, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memadati bazar murah yang digelar pemerintah setempat bekerja sama dengan Bulog. Antusiasme tinggi membuat 1.200 liter minyak goreng subsidi Minyakita dan 1 ton beras SPHP habis terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam.

Kegiatan yang digelar di balai kelurahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian sedekah bumi desa sekaligus upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kenaikan harga di pasaran.it

Sejak pagi hari, warga sudah mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan minyak goreng dan beras. Petugas tampak mengatur jalannya distribusi agar tetap tertib.

Dalam bazar tersebut, Minyakita dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Sementara itu, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp11.500 per kilogram.

Salah satu warga, Latifa Firdaus, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Ia menyebut harga minyak goreng di pasaran saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga di bazar.

“Senang sekali, harganya jauh lebih murah dibanding di toko. Sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap kegiatan bazar murah bisa dilakukan secara rutin, terutama saat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Lurah Kauman, Wahyu Purwanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Selain itu, bazar murah juga diharapkan mampu menekan gejolak harga di pasaran.

“Kami ingin membantu warga agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkala,” jelasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Bulog menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan di tingkat masyarakat.

Dengan tingginya minat warga, pemerintah setempat berencana mengevaluasi pelaksanaan bazar murah agar ke depan distribusi bisa lebih merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut