Demo May Day di Tugu Kartasura, BEM Soloraya Tuntut Perbaikan Nasib Buruh dan Guru
SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Aliansi BEM Soloraya menggelar aksi demonstrasi dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Bundaran Tugu Kartasura, Jumat (1/5/2026) sore. Aksi mahasiswa ini menyoroti keras nasib buruh dan guru yang dinilai masih jauh dari kata sejahtera.
Sekira 80 mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan membawa mobil komando dan menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menyuarakan berbagai tuntutan, mulai dari persoalan ketenagakerjaan hingga krisis kesejahteraan tenaga pendidik.
Koordinator aksi, Dimas, menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap ketimpangan yang masih terjadi.
“Dalam momentum May Day ini, kami menuntut perbaikan nyata terhadap nasib buruh yang hingga kini masih tertekan oleh upah rendah dan sistem kerja yang tidak adil,” ujarnya di sela aksi.
Mahasiswa mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan serta menghapus sistem outsourcing yang dinilai semakin memperburuk kondisi buruh. Mereka juga menyoroti penyelesaian pesangon buruh PT Sritex yang terdampak PHK massal.
Tak hanya itu, isu pendidikan turut menjadi sorotan tajam. Massa menilai kesejahteraan guru, terutama honorer, masih sangat memprihatinkan dan berdampak langsung pada kualitas pendidikan nasional.
“Banyak guru honorer digaji tidak layak, bahkan hanya ratusan ribu rupiah per bulan. Ini ironi di tengah tuntutan peningkatan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Editor : Joko Piroso