DLH Blora Wajibkan Dapur SPPG Kelola Limbah, Tekankan Kepatuhan Lingkungan
BLORA, iNewsSragen.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengingatkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wajib mengelola limbah dan sampah yang dihasilkan dari kegiatan operasional dapur SPPG.
Hal tersebut disampaikan Kepala DLH Blora, Istadi, dalam kegiatan sosialisasi Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2760 Tahun 2025 tentang Baku Mutu dan Standar Teknologi Pengolahan Limbah Domestik serta Pengelolaan Sampah dari Usaha dan/atau Kegiatan SPPG. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan DLH Blora lantai 2, Rabu (1/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Istadi menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, khususnya terkait pengelolaan limbah cair dan sampah domestik, guna menjaga kelestarian lingkungan di sekitar lokasi operasional SPPG.
“Harapan kami, kegiatan SPPG ini tertib dari sisi perizinan, termasuk pengelolaan sampah dan limbah cairnya, sehingga tetap menjaga kelestarian lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan limbah tidak hanya menjadi tanggung jawab internal SPPG, tetapi juga dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan DLH maupun fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang tersedia di masing-masing wilayah.
DLH Blora, lanjutnya, akan melakukan pendataan terhadap SPPG yang telah menjalin kerja sama dalam pengelolaan sampah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan sekaligus pembinaan agar pengelolaan limbah berjalan sesuai ketentuan.
“Kami akan mendata SPPG yang sudah bekerja sama dengan DLH terkait pengelolaan sampah. Mari bersama-sama mengawal program strategis nasional ini agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan,” jelasnya.
Menurut Istadi, pengelolaan limbah yang baik sangat penting untuk mencegah potensi pencemaran yang dapat berdampak pada masyarakat sekitar. Ia juga menekankan bahwa limbah yang dihasilkan dari kegiatan SPPG tergolong limbah domestik sehingga penanganannya relatif sederhana apabila dilakukan dengan benar.
Editor : Joko Piroso