get app
inews
Aa Text
Read Next : Hanya 2 Kabupaten di Indonesia, Sragen Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Nasional

Konser dan Sendratari Meriahkan Hari Jadi Sragen, Pusparona Fest Targetkan Ribuan Penonton

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:54 WIB
header img
Sejumlah penari dari sanggar lokal tampil dalam latihan jelang Pusparona Fest 2026 di Gemolong, Sragen.Foto: Screenshot

SRAGEN, iNewsSragen.id - Peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen tahun 2026 dipastikan semakin semarak dengan hadirnya perhelatan budaya dan musik bertajuk Pusparona Fest 2026. Kegiatan ini akan digelar di Lapangan SBI, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Sabtu (16/5/2026).

Acara ini merupakan inisiatif dari CV Merona Jaya Abadi (MJA) yang menghadirkan konsep perpaduan seni tradisional dan hiburan modern dalam satu panggung.

Penanggung jawab kegiatan, Heni Listyowati, menjelaskan bahwa Pusparona Fest dirancang sebagai wadah untuk mengangkat potensi seni lokal, khususnya dari wilayah Sragen Barat.

“Kami ingin menyatukan dua unsur kesenian, yaitu tradisional dan modern. Ini juga menjadi upaya untuk memperkenalkan potensi seni dari Sragen Barat kepada masyarakat luas,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Rangkaian acara akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan penampilan sendratari yang melibatkan enam sanggar tari lokal. Salah satunya adalah Sanggar Tari Puspa Rona Warna dari Saren, Kalijambe, bersama lima sanggar lainnya.

Setelah pertunjukan seni tradisional, acara akan dilanjutkan dengan konser musik yang menghadirkan sejumlah artis, antara lain Aftershine, Evan Loss, Panama Musik, Shinta Gisul, Sadewo, hingga penampilan DJ Oh My Drop.

Meski menjadi bagian dari semarak Hari Jadi Sragen, Heni menegaskan bahwa Pusparona Fest merupakan kegiatan mandiri yang sepenuhnya didanai oleh pihak penyelenggara tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Ini murni dari kami. Kami ingin berkontribusi dalam memeriahkan Hari Jadi Sragen sekaligus mengangkat potensi daerah,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia memberlakukan tiket masuk dengan harga Rp40.000 per orang. Tiket tersebut dapat diperoleh melalui pembelian secara daring maupun langsung di lokasi tertentu.

Pihak penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung mencapai 5.000 hingga 7.000 orang, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap hiburan musik serta basis penggemar artis yang cukup besar di wilayah Soloraya.

Lebih dari sekadar hiburan, Pusparona Fest juga membawa misi memperkuat identitas budaya daerah. Heni berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mengenalkan potensi seni dari wilayah Sragen Barat yang selama ini dinilai belum banyak mendapat perhatian.

“Di wilayah seperti Gemolong dan Kalijambe banyak potensi seni, terutama sanggar tari. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah ini juga memiliki kekuatan budaya yang patut diapresiasi,” pungkasnya.

Dengan konsep yang memadukan kearifan lokal dan hiburan modern, Pusparona Fest 2026 diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang promosi budaya bagi masyarakat Sragen.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut